Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Setelah Ustad Ditembak, Ustad Diserang, Kemarin Ustad Dibacok
Aneh, Kok Bisa Hattrick Gini Ya..?
Kamis, 23 September 2021 07:20 WIB
Sebelumnya
Mendengar Jamiludin meminta pertolongan, warga setempat langsung mengevakuasi ke rumah sakit terdekat. Setelah mendapat perawatan, Jamiludin melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bantar Gebang.
Kasie Humas Polres Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, saat ini kasus pembacok tersebut sedang diselidiki Polsek Bantargebang. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. “Kami masih kejar para pelaku,” katanya, kemarin.
Baca juga : Muhammadiyah Dan NU Turunkan Jagoan Silat
Mendengar peristiwa-peristiwa ini, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad meminta pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan. "Dikhawatirkan ada grand skenario untuk itu," kata Guru Besar Sosiologi Agama UIN Bandung ini.
Namun, ia berharap kekhawatiran, adanya skenario besar di balik penyerangan ustad itu tidak ada. Sebab, jika ada, akan sangat membahayakan stabilitas keamanan masyarakat. "Mudah-mudahan hanya sporadis individual," harapnya.
Baca juga : Fadli Ingat Teror PKI Jelang G30S
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud juga meminta agar rentetan kasus penyerangan ini segera diusut secara tuntas. Baik yang menimpa ustad maupun bukan ustad. "Usut sampai motifnya ketemu. Sehingga tidak ada prasangka macam-macam,” pinta Kiai Marsudi. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya