Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pujian dunia internasional kepada Indonesia dalam pengendalian Corona di tanah air, terus bertambah. Kali ini, Indonesia dinobatkan juara I di Asia Tenggara yang berhasil taklukkan Corona. Keren...
Adalah lembaga Nikkei COVID-19 Recovery Index, alias lembaga survei Indeks Pemulihan COVID-19 Nikkei yang menempatkan Indonesia di posisi teratas se-Asia Tenggara (ASEAN) dalam pemulihan Corona. Ini merupakan data terbaru yang dikeluarkan Nikkei pada Rabu 6 Oktober lalu, sejak dibentuk pada Juli 2020 lalu.
Baca juga : Rebut 5 Emas, Riau Juara Umum Anggar
Indikator penilaian Nikkei terdapat pada negara dan wilayah dalam manajemen infeksi Corona, peluncuran vaksin Corona, dan mobilitas sosial. Semakin tinggi peringkatnya, semakin dekat suatu tempat dalam proses pemulihan. Itu dilihat dari tingkat infeksi yang rendah, tingkat inokulasi yang lebih tinggi, dan langkah-langkah jarak sosial yang longgar.
Dalam laporan terbaru Nikkei, beberapa negara ASEAN juga memperbaiki peringkatnya, dengan penurunan kasus dan vaksinasi yang berkembang pesat. Selain Indonesia, Malaysia naik ke peringkat 102 dari peringkat 115.
Baca juga : Stadion Arena PON XX Terbaik Di Asia Pasifik
Namun, dua tempat terakhir masih ditempati oleh negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa ASEAN, yakni Filipina dan Laos. Sedangkan Vietnam berada di urutan keempat dari bawah.
Sejauh ini, data penularan kasus Corona di Indonesia paling baik di antara negara ASEAN. Di saat empat negara ASEAN seperti Singapura, Brunei Darussalam, Thailand dan Malaysia terus mengalami lonjakan kasus, justru Indonesia konsisten menunjukkan tren yang menurun.
Baca juga : Kasus Corona Turun, RI Dicoret Dari Daftar Merah Inggris
Per Jumat, 8 Oktober, infeksi harian Corona di Tanah Air hanya ada 1.384 kasus, menjadi total 4.225.871 kasus. Angka ini jauh lebih rendah dibanding 15 Juli lalu yang mencapai 56.757 kasus. Indonesia bahkan sempat menjadi negara dengan kasus harian Corona tertinggi di kawasan.
Sementara Singapura terus menghadapi lonjakan kasus signifikan meski lebih dari 83 persen penduduknya telah divaksinasi penuh. Menurut statistik John Hopkins University, infeksi harian Corona di negeri Lion bahkan tembus 3.483 kasus, pada Kamis (7/10). Jumlah itu menjadikan total infeksi di Singapura menjadi 116.864 kasus dengan 136 kematian. Bahkan, dalam sepekan terakhir, rata-rata kasus harian Corona Singapura mencapai 2.906 kasus.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya