Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Khusus di Indonesia, mobilitas di Pulau Jawa lebih cepat pulih dibandingkan dengan pulau-pulau lain. Pengunjung di gerai makanan dan minuman juga telah naik ke 110 persen dari tingkat sebelum Covid. Kendati pengunjung pusat perbelanjaan telah pulih sepenuhnya, ada penurunan penggunaan aplikasi bisnis dan produktivitas hingga 60 persen dari tingkat sebelum Covid. Di samping itu, penggunaan aplikasi kebugaran mengalami peningkatan hingga 140 persen.
Menanggapi itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan prestasi ini perlu dipertahankan. Sehingga pemulihan ekonomi nasional dapat tercapai lebih cepat.
Baca juga : Rebut 5 Emas, Riau Juara Umum Anggar
“Hal ini juga akan berkontribusi pada perekonomian dunia karena Indonesia anggota G-20,” sebut Wiku kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Prestasi ini dia bilang berkat kerjasama pemerintah dan masyarakat. Masyarakat patuh mengikuti kebijakan pemerintah yang melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, vaksinasi, 3T dan selalu mengkampanyekan kedisiplinan protokol kesehatan.
Baca juga : Stadion Arena PON XX Terbaik Di Asia Pasifik
“Dengan perbaikan secara bertahap kondisi tiap daerah menjadi level yang lebih baik, maka kegiatan produktif makin bisa dilaksanakan tanpa menimbulkan lonjakan kasus,” jelasnya.
Epidemiolog Universitas Airlangga Windhu Purnomo menilai wajar, bila Indonesia saat ini terbaik dalam penanganan Corona dibanding negara lain di Asia Tenggara. “Keren, patut diapresiasi. Tapi tetap harus waspada,” ucap Windhu, mengingatkan.
Baca juga : Kasus Corona Turun, RI Dicoret Dari Daftar Merah Inggris
Senada diutarakan epidemiolog Masdalina Pane. Dia berharap target pemerintah selanjutnya adalah menuju transmisi klaster dan sporadik sampai pada 0 kasus dalam 28 hari. “Tentu kita sangat apresiasi pencapaian kita dalam berapa pekan terakhir. Tapi perlu diwaspadai juga pasca PON Papua XX ya,” tukas dia. [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya