Dark/Light Mode

Masih Tunggu ICW Minta Maaf

Moeldoko Rela Keluar Masuk Kantor Polisi

Rabu, 13 Oktober 2021 07:30 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (12/10/2021). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
“Pak Moeldoko diperiksa sebagai saksi pelapor, menjelaskan kronologis peristiwa yang terjadi dan disertai bukti-bukti yang ada. Jauh sebelumnya, kita sudah serahkan bukti-buktinya, tadi hanya dicocokkan dan diklarifikasi," ungkap pengacara senior ini.

Otto berharap, Bareskrim dapat melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut, dan meminta keterangan saksi. "Fokus pemeriksaan tadi untuk membuktikan bahwa betul-betul ada peristiwa tindak pidana dugaan pencemaran nama baik dan fitnah," jelasnya.

Baca juga : Lestari Minta Evaluasi Berkala Pembukaan Aktivitas Publik

Kata Otto, Moeldoko belum ada rencana untuk berdamai dengan Egi dan Miftah terkait bisnis Ivermectin. "Kita kan melapor. Karena kita yang melapor, tentunya kita nggak ada pemikiran seperti itu (damai) ya kan," tegasnya.

Kendati demikian, ia menyebut, pihaknya masih menunggu perkembangan proses penyelidikan atas laporan kliennya ini. Apalagi, Egi dan Miftahul juga belum diperiksa. "Kita lihat saja nanti bagaimana selanjutnya," pesan Otto.

Baca juga : Luhut Bolak Balik Ke Kantor Polisi

Di sisi lain, ia menyampaikan bahwa laporan ini terpaksa dibuat lantaran kedua terlapor tak kunjung meminta maaf. Padahal, Moeldoko sudah melayangkan somasi terkait permintaan maaf tersebut.

"Kalau you merasa tidak punya bukti dan you merasa salah, ya cabut saja pernyataannya dan minta maaf selesai. Saya maafkan, cukup bagus Pak Moeldoko. Pak Moeldoko tak neko-neko," tutur Otto.

Baca juga : Nemu Praktik Pungli, Mahfud MD: Laporkan Ke Kantor Saya!

Pihak ICW belum menanggapi sikap Moeldoko ini. Beberapa aktivis ICW yang dikontak Rakyat Merdeka, tadi malam, belum merespons. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.