Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Yang Intensifnya Ditransfer Dua Kali
Para Nakes, Maaf Balikin Ya!
Minggu, 24 Oktober 2021 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta tenaga kesehatan (nakes) yang menerima transferan pembayaran insentif dua kali agar segera mengembalikan uang itu ke negara.
Kehebohan soal pengembalian insentif nakes ini mulai merayap sejak Jumat (22/10), atau tak lama setelah surat undangan rapat yang diterbitkan Kemenkses menyebar di dunia maya. Surat tersebut diteken Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri, pada Kamis (21/10).
Baca juga : Persija Vs Madura United, Rohit Masuk Barisan
Dalam dokumen tersebut tertulis Kemenkes akan mengadakan rapat dengan pengelola rumah sakit, dan puskesmas di 31 provinsi. Total, ada 447 RS dan Puskesmas yang diundang. Rapat yang digelar secara daring itu, diagendakan Jumat (22/10) pukul 8 pagi.
Nah, yang bikin heboh adalah agenda rapatnya yang membahas “Tindak Lanjut Kelebihan Bayar Insentif pada Tenaga Kesehatan Tahun 2021”. Lebih rinci lagi, membahas mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran insentif bagi tenaga kesehatan.
Baca juga : Netizen Pede Pariwisata Bangkit
Dokumen itu juga menyisipkan Surat Pernyataan Kesediaan Pengembalian Kelebihan Pembayaran. Dalam form itu para nakes bisa memilih kelebihan insentif akan dibayar secara tunai maupun dicicil dalam kurun waktu tertentu.
Menanggapi kehebohan tersebut, Kemenkes buru-buru menyampaikan klarifikasi dengan menggelar konferensi pers secara virtual, kemarin sore.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya