Dark/Light Mode

Empat Tahun Kinerja Pertanian Jokowi-JK

Amran Responsif dan Sangat Peduli pada Nasib Petani

Rabu, 12 Juni 2019 20:38 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto: Humas Kementan)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Foto: Humas Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi IV DPR Ono Surono menilai kinerja pertanian di era Pemerintahan Jokowi-JK betul-betul memperhatikan kesejahteraan petani. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari sikap yang ditujukan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) yang sedapat mungkin bertumpu pada kepentingan petani.

"Memperhatikan kepentingan petani itu cara menuju kedaulatan pangan. Kesejahteraannya diperhatikan, produksinya dibantu ditingkatkan. Nah selama ini Menteri Pertanian (Amran Sulaiman) telah baik melakukannya," kata politisi PDI Perjuangan ini.

Ono menilai hal ini tidak lepas karena kebijakan yang dicanangkan Menteri Amran tidak hanya berupaya mempercepat realisasi kedaulatan pangan nasional tapi juga memperhatikan kesejahteraan petani. Kepekaan Amran terhadap kebutuhan petani inilah kemudian pada akhirnya sangat dirasakan hasilnya saat ini.

Kebutuhan petani seperti ketersediaan infrastruktur irigasi, subsidi pupuk, alat mesin pertanian modern, asuransi tani, bahkan sampai bantuan betul-betul diarahkan kepada petani dan oleh pemerintah sangat responsif. Selain itu, Amran sangat peka terhadap petani.

Baca juga : AHY : Suasananya Sangat Kekeluargaan

“Menteri Amran tak ingin petani sampai merasakan kesulitan. Kalau terjadi begitu, Amran segera mengambil kebijakan terbaik ke petani. Sehingga nggak sampai terus keluhannya," kata Ono.

Hal senada dilontarkan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj. Menurutnya, bisa stabilnya harga pangan saat Bulan Ramadan dan Lebaran tahun ini tak lepas dari langkah cepat pemerintah dalam menjaga suasana kondusif pasokan dan harga pangan di masyarakat.

 “Beberapa tahun terakhir nyaris tidak ada gejolak harga dan ketersediaan di sektor pangan. Padahal dulunya, gejolak harga pangan hampir selalu terjadi setiap kali jelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ini pertanda pemerintahan Jokowi telah bekerja keras dalam memastikan ketersediaan pangan mencukupi,” ungkap Aqil.

Bagi Said Aqil, stabilitas pangan, merupakan hal yang sangat krusial saat ini. Apalagi beberapa bulan terakhir, situasi politik dan sosial masyarakat sempat memanas. Bisa kondusifnya situasi saat ini tidak lepas dari kerja keras pemerintah memastikan stok pangan selalu melimpah di masyarakat.

Baca juga : Selama Puasa, Pertamina Bagikan Takjil dan Mainan Tradisional Pada Konsumen

“Kalau sampai terjadi kelangkaan kebutuhan pokok, saya yakin kondisi yang sudah panas akan menjadi semakin tidak terkendali. Karena itu, kita patut mensyukuri terkendalinya stok dan harga pangan. Ini berkat kerja keras Pak Menteri Amran yang selalu turun ke lapangan serta selalu hadir membela petani,"terang Aqil.

Sementara Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) berharap besar Presiden Jokowi kembali menempatkan Amran Sulaiman untuk posisi menteri pertanian di periode berikutnya. Bagi Winarno, Amran merupakan pejuang yang berani menghadapi segala risiko dalam melindungi petani. Kebijakan dan program yang dilakukan Amran juga sangat dirasakan manfaatnya oleh petani seluruh Indonesia.

“Makanya tadi saya sampaikan ke Pak Amran langsung, saya berharap Pak Amran berkenan lanjut menjadi Menteri Pertanian periode berikutnya. Petani merasakan sekali adanya peningkatan, bagi kami petani merasa sangat terlindungi.  Makanya saya menyebut Pak Amran ini, menteri pejuang yang banyak melindungi petani dengan segala risiko dan keberaniannya,” kata Winarno.

Lebih lanjut, Winarno mengungkapkan penghargaannya atas kerja keras Amran yang telah berjuang demi kepentingan petani sehingga berhasil mewujudkan berbagai capaian di sektor pertanian. “Dengan capaian pembangunan pertanian selama empat tahun setengah menuju target Indonesia Lumbung Pangan 2045, tahapannya menjadi sangat jelas dan nyata sekarang,” ungkap Winarno.

Baca juga : Kemajuan Pertanian di Tangan Generasi Muda

Winarno menambahkan keberhasilan program dan kebijakan pertanian selama Menteri Amran memimpin tidak hanya terlihat dari capaian peningkatan produksi per hektare, tetapi juga adanya program terobosan seperti  Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani atau Serasi. “Program serasi inilah yang memberikan harapan besar untuk mencapai Indonesia Lumbung Pangan Dunia, ditambah lagi dengan kinerja yang begitu baik, terbukti dengan capaian WTP tiga kali berturut-turut dan penghargaan antigratifikasi dari KPK,” tuturnya.

Tidak hanya itu, inflasi umum dan pangan pada masa pemerintahan Jokowi-JK ini merupakan penurunan yang paling terendah. “Inflasi pangan itu jelas sangat turun drastis, inflasi umum pun saya hitung jelas turun di masa Jokowi, karna saya berkepentingan ikut menghitung untuk penetapan HPP, biasanya rata-rata 6 sekarang ini rata-rata 3 untuk inflasi umum. Ini satu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, ini inflasi terendah,” pungkasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.