Dark/Light Mode

Relawannya Rajin Bagi-bagi Bansos

Puan Makin Getol Urusin Wong Cilik

Senin, 31 Januari 2022 09:20 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Instagram/puanmaharaniri)
Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Instagram/puanmaharaniri)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani semakin eksis di dunia maya. Bicaranya tidak hanya seputar hal-hal elitis, tapi putri bungsu Megawati Soekarnoputri ini sekarang getol ngurusin persoalan wong cilik alias rakyat kecil. Hal yang sama juga dilakukan para pendukungnya. Relawan Puan makin rajin bagi-bagi bantuan sosial alias bansos.

Puan termasuk politisi yang rajin membagi-bagikan informasi dan kegiatannya di dunia maya. Berbagai kegiatan Ketua DPP PDIP ini mudah diintip di akun Instagram miliknya, @puanmaharaniri.

Baca juga : Ganjar Apa Berani Deklarasi Nyapres

Di akun yang kini punya 608 ribu pengikut itu, Puan memamerkan berbagai agenda kerjanya sebagai Ketua DPR. Seperti memimpin sidang, bertemu pejabat, menerima tamu kehormatan, dan lain sebagainya.

Belakangan, Puan tak hanya rajin mengunggah agendanya yang elitis. Eks Menko PMK ini juga getol mengomentari persoalan wong cilik.

Baca juga : Dubes Dimas Wahab Promosikan Bali, Tarian Dan Gamelan Tradisional

Kemarin misalnya, Puan menyoroti soal praktik mafia pupuk bersubsidi. Ia minta penegak hukum menindak sindikat mafia pupuk bersubsidi yang sudah meresahkan petani. Menurut Puan, persoalan pupuk bersubsidi tersebut merupakan masalah klasik, namun tidak pernah kunjung diselesaikan oleh Pemerintah.

Puan menjelaskan, dampak dari aksi mafia tersebut membuat persediaan pupuk semakin langka, harganya tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). "Praktik mafia pupuk ini telah merampas hak petani kecil yang adalah pahlawan pangan bangsa,” kata Puan.

Baca juga : Holding BUMN Pangan Jaga Rantai Pasok Dan Distribusi Harga

Tak cuma bicara soal petani, pekan lalu, Puan juga menyoroti soal minyak goreng yang masih mahal dan langka, yang dikeluhkan emak-emak. Puan tampaknya jengkel karena kebijakan pemerintah soal minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter tak berjalan optimal di lapangan.

"Pemerintah harus memastikan distribusi minyak goreng sampai ke pasar tradisional dan menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan," tulis Puan, di akun Instagram miliknya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.