Dewan Pers

Dark/Light Mode

Motoran Di Jalanan Desa, Ibas Bantu Bedah Rumah Warga

Minggu, 6 Maret 2022 23:44 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono saat mengawal langsung program bedah rumah, di Desa Klepu, Pacitan, Jawa Timur. (Foto: Ist)
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono saat mengawal langsung program bedah rumah, di Desa Klepu, Pacitan, Jawa Timur. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono tampak begitu lihai mengendarai sepeda motor di jalanan Desa Klepu, Pacitan, Jawa Timur. Dalam guyuran hujan, ia mendatangi beberapa rumah warga untuk mengawal langsung program bedah rumah, Sabtu (5/3).

Pria yang akrab disapa Ibas ini menyerahkan 667 Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Pacitan dan sebanyak 1.167 se-Dapil Jatim VII tahun 2021.

Di kabupaten Pacitan sendiri, menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih ada lebih dari 9.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Berita Terkait : Ada Aturan PPKM Di Jateng, Sahabat Ganjar Tetap Beri Bantuan Ke Warga Brebes Dan Tegal

Dalam kunjungannya, Ibas tak hanya sekadar memantau, tapi juga mengambil bagian pembangunan rumah. Ia ikut langsung mengecat tembok, mengebor pintu, dan menyemen lantai tanah.

"Wah, sekali-kali saya merasakan jadi tukang untuk dulur-dulurku nih, nanti suatu saat tolong diingat suatu ketika mas Ibas pernah lho ikut bangun rumah ini," tuturnya, yang lantas disambut seloroh warga. "Joss, mas.. matur nuwun!".

Anggota DPR RI Dapil Jatim VII ini juga menyampaikan, program bedah rumah turut membantu perputaran ekonomi desa.

Berita Terkait : Jamal Mirdad Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan Jual Beli Rumah

"Alhamdulillah bahan bakunya dari sini (Desa Klepu), borongan pekerjanya juga dari sini, tidak ambil dari luar, dengan sendirinya itu kan juga ada perputaran perekonomian, betul ya?" ungkapnya.

Ibas berpesan kepada para penerima Program BSPS maupun masyarakat yang lain agar tidak ada iri hati antarsesama.

"Para penerima bantuan dipilih berdasarkan survei langsung di lapangan dan atas rekomendasi Kepala Desa dan Bupati, sehingga diharapkan bantuan ini benar-benar tepat sasaran," imbau Ibas.

Berita Terkait : Mendagri Yakin Indonesia Emas Bukan Cuma Jargon & Mimpi

Ibas sengaja mengecek rumah yang dibangun dalam kondisi hujan deras. "Hujan-hujan tidak ada yang bocor, berarti rumah yang dibangun kondisinya baik. Kalaupun bocor, masih ada waktu untuk memperbaiki," ucapnya.
 Selanjutnya