Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bamsoet Bakal Luncurkan Buku Hakikat Manusia Pancasila Karya Yoseph Umarhadi

Selasa, 12 April 2022 17:57 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) menerima Pimpinan Institut Filsafat Pancasila Yoseph Umarhadi. (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan) menerima Pimpinan Institut Filsafat Pancasila Yoseph Umarhadi. (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Pimpinan Institut Filsafat Pancasila Yoseph Umarhadi akan meluncurkan buku 'Hakikat Manusia Pancasila' yang ditulis Yoseph Umarhadi. Buku tersebut akan diluncurkan pada 2 Juni 2022, di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD, bersamaan dengan Diskusi Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR, sebagai bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni.

Politisi yang akrab disapa Bamsoet ini menerangkan, sebagai anggota DPR/MPR empat periode, dimulai 1999-2004, 2004-2009, 2009-2014, sampai 2014-2019, termasuk juga pernah menjadi bagian dari Badan Sosialisasi Empat Pilar MPR, kompetensi Yoseph Umarhadi dalam urusan kebangsaan tidak perlu diragukan. Terlebih, Umar juga lulusan doktor bidang Filsafat dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. 

Berita Terkait : BPIP Gaet TNI Bumikan Nilai-nilai Pancasila

“Buku yang ia tulis ini memperkaya khazanah Pancasila sebagai sebuah sistem filsafat, dengan menghadirkan pandangan dari dua guru besar filsafat Indonesia, yakni Guru Besar Filsafat Universitas Gadjah Mada Profesor Notonagoro, serta Guru Besar Filsafat yang namanya diabadikan menjadi Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Profesor Drijarkara," ujar Bamsoet, usai menerima Yoseph Umarhadi, di Jakarta, Selasa (12/4).

Ketua DPR ke-20 menjelaskan, buku Yoseph bukan hanya mengukuhkan Pancasila yang mengandung nilai-nilai luhur. Melainkan juga turut membuktikan dengan pendekatan filsafat bahwa Pancasila juga merupakan pengetahuan ilmiah. Dengan kebenaran ilmiah, nilai-nilai Pancasila diuji melalui filsafat sehingga ditemukan kebenaran yang mendalam dan universal.

Berita Terkait : Pemerintah Bakal Kucurkan BSU Buat 8,8 Juta Pegawai Bergaji Di Bawah Rp 3,5 Juta

"Yoseph bahkan tidak ragu untuk mengatakan bahwa Pancasila adalah kodrat manusia. Sehingga kebahagian sejati bisa terwujud bila setiap manusia merealisasikan Pancasila. Dengan kata lain, nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam sila pertama, kedua, ketiga, keempat, hingga kelima, merupakan nilai-nilai yang bersifat universal. Tidak hanya untuk Indonesia, melainkan juga untuk seluruh warga dunia," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, melalui bukunya tersebut, Yoseph juga menekankan agar demokrasi Indonesia kembali kepada demokrasi Pancasila. Untuk itu, partai politik, institusi pendidikan, dan sistem politik secara keseluruhan harus berusaha menerapkan nilai-nilai demokrasi Pancasila.

Berita Terkait : Wapres Ajak Masyarakat Bertani Pakai Konsep Integrated Farming

"Gagasan tersebut sejalan dengan usaha MPR untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR. Buku karya Yoseph ini sangat patut dibaca oleh masyarakat umum, politikus, dan pejabat negara. Sehingga pengetahuan dan internalisasi nilai-nilai Pancasila semakin masif dan kuat," pungkas Bamsoet. [USU]