Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hardiknas, Puan Nilai Pesan Setiap Rumah Bisa Jadi Sekolah Selalu Relevan
Selasa, 3 Mei 2022 07:26 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPR Puan Maharani mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kepada seluruh insan pendidik dan peserta didik seluruh Indonesia.
Di momen Hardiknas yang tepat jatuh pada tanggal 2 Mei, Puan menyampaikan harapan agar pendidikan Indonesia bisa semakin maju. Dia menilai, kunci majunya pendidikan tak hanya ada pada pemerintah, guru atau pun siswa didik, namun seluruh elemen bangsa.
Hal ini sesuai semangat yang digaungkan bapak pendidikan Ki Hajar Dewantara.
“Ki Hajar Dewantara pernah menyampaikan bahwa setiap orang bisa menjadi guru, dan setiap rumah bisa menjadi sekolah. Itu artinya, pendidikan dapat dilakukan dimana pun, kapan pun dan oleh siapa pun," kata Puan, Senin (2/5).
Baca juga : Bakar Semangat Kader PDIP, Puan: Kalau Menang, Kita Bisa Berbuat Banyak Untuk Rakyat
Puan mencontohkan, orang tua di rumah juga bisa berperan mengajarkan anaknya. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, sekolah dapat digelar secara daring, maka peran orang tua sangat penting bagi perkembangan setiap anak.
"Harus diingat bahwa guru pertama anak adalah oleh orang tuanya," kata Puan.
Meski demikian, Puan menegaskan peran pemerintah tetap sangat penting,
guna mendorong pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.
Baca juga : Dikawal Puan, Menteri Basuki Sulap Kemukus Jadi Ikon Baru Wisata Religi
Dia pun mengapresiasi sejumlah program pemerintah yang bisa berperan penting dalam pemerataan akses pendidikan.
Salah satunya, program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang memberikan kesempatan bagi siswa tidak mampu untuk menyelesaikan pendidikannya sampai ke tingkat perguruan tinggi.
"Saya berharap melalui KIP ini semua generasi muda punya kesempatan yang sama dalam dunia pendidikan. KIP ini wujud kehadiran negara dalam pengembangan SDM Indonesia. Saya tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa menempuh pendidikan tinggi karena masalah biaya," katanya.
Ketua DPP PDIP ini kembali menekankan, pendidikan amat penting bagi Indonesia untuk menuju negara maju. Apalagi Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografi, dimana mayoritas penduduknya berusia produktif.
Baca juga : Puan Siap Resmikan Proyek Sambungan Rumah Air Bersih Desa Gendayakan
Akses terhadap pendidikan menjadi penting untuk bisa mencetak tenaga kerja yang berkualitas.
Kita memiliki sekitar 270 juta penduduk, terbesar ke-4 di dunia. Mayoritas generasi muda sering disebut bonus demografi.
“Ini kesempatan luar biasa untuk Indonesia karena kemajuan bangsa tergantung kemajuan manusianya,” kata perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR ini.[REN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya