Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

Sepakat Dengan Jokowi

Bamsoet Tegaskan Pancasila Harus Jadi Jalan Hidup Bangsa Indonesia

Rabu, 1 Juni 2022 15:35 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (berbaji hijau) bersama Presiden Jokowi mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Pancasila Ende, NTT, Rabu (1/6). (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (berbaji hijau) bersama Presiden Jokowi mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila, di Lapangan Pancasila Ende, NTT, Rabu (1/6). (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo sepakat dengan Presiden Jokowi agar Pancasila harus menjadi jalan hidup atau way of life bangsa Indonesia. Pancasila tidak boleh sekadar dijadikan bahan hafalan, ataupun hiasan dinding belaka. Nilai-nilai Pancasila harus dikebumikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Segala tingkah laku dan tindak tanduk para pemimpin serta seluruh rakyat Indonesia harus mencerminkan semua sila yang ada dalam Pancasila. Kita harus terus mengingat dasar negara Pancasila yang merupakan landasan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung Presiden Jokowi, di Lapangan Pancasila Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6).

Baca juga : Mahfud MD: Pancasila Kesepakatan Luhur Bangsa!

Mengenakan baju adat Bali, Bamsoet membacakan teks Pancasila. Sementara, naskah UUD 1945 dibacakan Wakil Ketua MPR Lodewijk Freidrich Paulus, pembaca doa Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta komandan upacara Kolonel Inf Tunjung Setyabudi.

Hadir pula mengikuti upacara secara langsung antara lain Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menseskab Pramono Anung, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi.

Baca juga : HNW Tegaskan MPR Garda Terdepan Selamatkan Indonesia

Ketua DPR ke-20 ini menuturkan, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh sekadar seremonial. Dirinya dan para pejabat lain harus mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam mengatur penyelenggaraan negara. Dengan begitu, semua pejabat negara mampu menata kehidupan warga dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Sangat berbahaya jika para pejabat dan rakyat Indonesia tidak lagi menghayati dan mengamalkan Pancasila. Indonesia merupakan negara yang sangat luas dengan komposisi penduduk yang sangat beragam, bisa terpecah belah. Seperti halnya yang terjadi di Timur Tengah, Uni Soviet ataupun belahan dunia lainnya," kata Bamsoet.

Baca juga : Anak Muda NTT Minta Dibangun Universitas Peradaban Pancasila Di Ende

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengibaratkan sebuah rumah, Pancasila adalah pondasi yang kuat sehingga mampu menopang Indonesia agar kokoh. Karena Pancasila, semua kebhinekaan yang ada tidak membuat bangsa Indonesia terpecah. Tetapi, diikat menjadi suatu kekuatan besar.

"Tantangan ke depan yang dihadapi bangsa Indonesia akan sangat berat. Kita harus mewaspadai segala upaya yang merusak ideologi Pancasila untuk menghancurkan bangsa Indonesia. Mari bersama kita jaga dan junjung tinggi Pancasila dari berbagai serangan ideologi lain yang tidak senafas dengan nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat Indonesia," pungkas Bamsoet.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.