Dewan Pers

Dark/Light Mode

Putu Rudana: G20-P20 Momen Cari Solusi Selesaikan Tantangan Global

Jumat, 17 Juni 2022 13:50 WIB
Waki Ketua BKSAP DPR Putu Supadma Rudana (Foto: Istimewa)
Waki Ketua BKSAP DPR Putu Supadma Rudana (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam kegiatan internasional G20 di Bali pada November 2022. Sebagai bagian dari persiapan Kick-off Meeting Parliamentary-20 (P20), Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR melakukan pertemuan dengan para akademisi.

Waki Ketua BKSAP DPR Putu Supadma Rudana menjelaskan, ada empat isu turunan yang menjadi keketuaan Indonesia dalam event internasional P20 dan G20 di Bali nanti. Pertama, pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau. Kedua, tantangan terkini krisis pangan dan krisis energi, serta stagflasi. Ketiga, parlemen efektif dan demokrasi yang dinamis. Keempat, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Keempat isu tersebut sangat relevan dalam rangka pemulihan pasca-pandemi, dan sebagai upaya mengatasi berbagai permasalahan global yang muncul dewasa ini,” kata Putu, Kamis (16/6).

Berita Terkait : IAEI Perkuat Inovasi Dan Sinergi Di Tengah Tantangan Global

Anggota DPR asal Bali ini melanjutkan, keketuaan Indonesia di P20 memiliki tujuan di antaranya meningkatkan dimensi parlementer untuk mendukung agenda global, mendorong interaksi dan kerja sama yang lebih erat antara pemeirntah dan parlemen dalam implementasi hasil-hasil pertemuan G20.

“Kemudian, memperkuat interaksi antara ketua parlemen negara-negara G20 dan negara-negara mitra, serta kerja sama dengan PBB dan organisasi internasional lainnya. DPR menitikberatkan pentingnya kekuatan parlemen untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan pasca-pandemi dan merespons tantangan global saat ini,” ujarnya.

Tentunya, kata Putu, perhelatan P20 dengan berbagai rangkaian pertemuannya, termasuk P20 Summit pada Oktober 2022, merupakan panggung Indonesia di dunia internasional. Kesuksesan menjadi tuan rumah penyelenggaraan IPU Assembly ke-144 di Nusa Dua Bali pada Maret 2022, akan diulangi melalui pelaksanaan P20 yang sukses.

Berita Terkait : Di Pertemuan Covax, Indonesia Dorong Percepatan Vaksinasi Global

Keketuaan Indonesia di P20 maupun G20, lanjut dia, merupakan momen tepat untuk menampilkan dan mengetalasekan segala potensi Indonesia untuk meningkatkan perdagangan dalam dan luar negeri, meningkatkan investasi ke berbagai sektor prioritas Indonesia, mentransfer teknologi, dan meningkatkan penjualan produk UMKM.

Paling penting, lanjut Putu, event P20 dan G20 ini kesempatan yang baik untuk membangkitkan dan mempromosikan sektor pariwisata, termasuk kekayaan seni budaya dan kearifan lokal lainnya seperti kuliner nusantara kepada seluruh anggota G20. Di samping itu, panggung G20 adalah momentum sangat berharga untuk menunjukkan posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi terbesar di ASEAN dan peringkat 16 dunia.

“Keketuaan Indonesia di G20 harus memberikan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kepentingan nasional sesuai amanat konstitusi yang termaktub dalam UUD 1945,” ujarnya.■