Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wujudkan Parlemen Modern, Setjen DPR Perkuat Teknologi Informasi

Sabtu, 6 Agustus 2022 08:01 WIB
Ketua BURT DPR Dimyati Natakusumah membuka diskusi forum komunikasi dan sosialisasi kinerja DPR/Ist
Ketua BURT DPR Dimyati Natakusumah membuka diskusi forum komunikasi dan sosialisasi kinerja DPR/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - DPR berkomitmen memperkuat dukungan teknologi informasi, khususnya untuk mendukung kinerja parlemen dalam mewujudkan Parlemen Modern.

"Penggunaan teknologi informasi sangat dibutuhkan DPR, ini untuk membuka akses masyarakat memperoleh informasi terkait kegiatan parlemen," ujar Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar dalam diskusi Forum Kolaborasi Media dan Parlemen di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (5/8).

Menurut dia, teknologi informasi menjadi sarana bagi masyarakat untuk dapat mengakses berbagai keputusan yang dihasilkan DPR. Misalnya, setiap rapat alat kelengkapan dewan (AKD) dan Rapat Paripurna, hasilnya bisa langsung diakses masyarakat.

Berita Terkait : Dongkrak Ekonomi Riil, BRI Perkuat Transformasi Digital

"Kami ingin apapun hasil rapat AKD bisa langsung diakses publik, termasuk masyarakat di daerah pemilihan (dapil) dapat mengetahui apakah wakilnya mengutamakan kepentingan daerah," ujarnya.

Indra mengakui, selama ini ada kesan kinerja DPR tidak transparan misalnya dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan RUU Cipta Kerja.

Karena itu dia berharap, dengan terwujudnya parlemen modern dengan pemanfaatan teknologi informasi, kesan publik terhadap kinerja parlemen yang tertutup, tidak ada lagi.

Berita Terkait : Gandeng DMI, BSI Perkuat Layanan Keuangan Syariah Di Masjid

Untuk mewujudkan parlemen modern tersebut, DPR memerlukan dukungan media dalam menyebarluaskan informasi kepada publik.

Sementara, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga ( BURT) DPR Dimyati Natakusuma mengharapkan media memperkuat untuk mewujudkan Parlemen Modern.

“Karena itu, diperlukan kolaborasi. Wartawan diharapkan menjadi supporter dengan opininya, sehingga terwujud Parlemen Modern," katanya.

Berita Terkait : Kunjungan Jokowi Ke Rusia Dan Ukraina, Ekonom: Baik Buat Ekonomi Indonesia

Kepala Biro Pemberitaan DPR Indra Fahlevi menegaskan, salah satu langkah DPR menuju Parlemen Modern, yakni DPR membuka akses seluas luasnya kepada masyarakat.

“Semua produk persidangan nantinya dapat diakses oleh masyarakat, karena semua persidangan sifatnya transparan,” ujar Fahlevi.■