Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sering Lontarkan Pernyataan Kontroversi, DPR Minta Dudung Ubah Sikap

Jumat, 9 September 2022 10:23 WIB
Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi. (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mempertanyakan sikap dan perilaku Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman ketika memberikan pernyataan kepada publik.

Hal ini disampaikan Bobby menyusul pernyataan KSAD yang menganggap DPR kerap menanyakan hal yang tidak jelas ketika dirinya menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR. Bobby heran dengan sikap Dudung yang tidak berubah meski sudah menjadi pejabat publik.

"Pak Dudung ini kadang-kadang suka heboh, ternyata belum berubah. Dari tahun 2020 saat menjadi Pangdam Jaya, sampai sekarang kerap menuai kontroversi," kata Bobby dalam keterangannya, Jumat (9/9).

Berita Terkait : Wapres Pimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Di Bandung

Seyogyanya, jelas Bobby, Dudung lebih arif dalam memberikan pernyataan di hadapan publik. Karena tindak tanduk pejabat publik tidak akan pernah luput dari lensa media.

"Hendaknya sebagai pejabat publik lebih bijaksana dalam memilih kata-kata, baik dalam membuat pernyataan maupun merespons suatu hal yang nantinya dikutip media publik," ujar Ketua DPD Golkar Sumatera Selatan itu.

Dia meminta Dudung berpikir positif. Apa yang disampaikan teman-teman komisinya tujuannya positif. Demi kesolidan TNI.

Berita Terkait : Buktikan Kemesraan, Komisi I DPR Minta Panglima Dan KSAD Jalan Bareng

"Pun dalam soal ini, kan banyak teman-teman DPR mendukung TNI AD, kalaupun ada yang dianggap bertanya tidak jelas, itu kan sangat subjektif, nggak begitulah (respons) harusnya, tidak semua anggota Komisi I begitu," tegas Bobby.

Karena itu, dia mendesak mantan Pangkostrad tersebut agar lebih peka dalam berkomunikasi kepada publik.

"Semoga ke depan Pak Dudung bisa lebih peka dalam komunikasi publik. Niat atau pemikiran yang baik perlu disampaikan dengan komunikasi publik yang baik juga," beber dia. ■