Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Komisi IV Tinjau RMU Dan Pasar Serang
Harga Beras Terpantau Stabil
Rabu, 14 Desember 2022 07:55 WIB
Sebelumnya
“Ini usulan harga dari kami sendiri, tidak disuruh orang lain karena memang kami perhitungkan bahan baku harga gabahnya,” sebutnya.
Ia menegaskan, pihaknya telah lama menjadi mitra dalam menyuplai beras ke Bulog. Stok beras yang dimiliki tentunya digunakan untuk menyuplai ke Bulog dan kebutuhan dijual ke pasar.
Baca juga : Paling Lambat, Perppu Pemilu Harus Terbit 13 Desember
“Tentunya suplai beras ke Bulog tergantung harga. Kalau harga masuk, stok yang kami punya dijual ke Bulog dan pasar masing-masing 50 persen. Intinya harga kami mengikuti harga pasar,” ujarnya.
Anis menegaskan, kondisi beras di akhir tahun ini memang tidak terserap oleh Bulog. Hal ini bukan berarti tidak ada beras, namun terkait harga beli Bulog yang di bawah harga pasaran. Bulog diharapkan mau menyerap gabah atau beras dari para petani yang tentunya dengan harga yang mengimbangi harga pasar yang saat ini mengalami kenaikan.
Baca juga : HT Ajak Para Kader Berjuang Menangkan Perindo
“Yang namanya kami usaha, selama ada untung, tentu kami akan jual ke Bulog. Sebab beras kami yang ambil itu dari Lampung dan Karawang. Apalagi ada biaya transportasinya cukup tinggi karena adanya kenaikan BBM,” pintanya.
Selain kunker ke pasar dan RMU yang dikelola petani, rombongan Komisi IV DPR juga melakukan pemantauan ke RMU milik PT. Wilmar. RMU ini berkapasitas produksi 600 ton beras per hari dan sanggup memasok beras ke Bulog hingga 3000 ton. PT Wilmar sendiri sudah beroperasi tiga pabrik yakni di Nganjuk, Mojokerto dan Serang. Pada 2021, pengadaan gabah petani 230.313 ton gabah kering giling (GKG) dan tahun 2022 beli gabah 331.546 ton GKG. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya