Dark/Light Mode

Ketua MPR Dukung Penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2023

Selasa, 31 Januari 2023 08:16 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) menerima pengurus PWI sekaligus Panitia HPN 2023, di Jakarta, Senin (30/1). (Foto: Dok. MPR)
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) menerima pengurus PWI sekaligus Panitia HPN 2023, di Jakarta, Senin (30/1). (Foto: Dok. MPR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 yang puncak acaranya akan diselenggarakan pada 9 Februari 2023, di Gedung Serbaguna, Medan, Sumatera Utara. Presiden Jokowi direncanakan hadir di acara tersebut. Tema yang diangkat dalam HPN 2023 adalah "Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat".

"Peringatan Hari Pers harus menjadi momentum untuk semakin meningkatkan peran pers sebagai piranti demokrasi yang mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui sajian informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya. Karena itu, segenap insan pers harus dapat meningkatkan kualitas pemberitaan berkualitas, yang hanya dapat dihasilkan oleh pers yang berkinerja secara profesional," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai menerima pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sekaligus Panitia HPN 2023, di Jakarta, Senin (30/1).

Baca juga : Kyai Muda Pendukung Ganjar Gelar Khitanan Massal Dan Doa Bersama Di Bojonegoro

Pengurus PWI yang hadir antara lain Ketua Umum Atal S Depari, Wakil Bendahara Umum Dar Edy Yoga, dan Wakil Sekjen Suprapto.

Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, sebelum puncak HPN pada 9 Februari, Panitia HPN juga telah menyiapkan berbagai kegiatan menarik. Dimulai pada Selasa, 7 Februari dengan kegiatan workshop digital di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), seminar dan workshop Adinegoro dan media sustainability di Hotel Grand Mercure Medan, Anugerah Kebudayaan di Hotel Santika Dyandra Medan, serta program Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) di Hotel Khas Parapat.

Baca juga : Menteri ESDM: Pemerintah Terus Upayakan Peningkatan Produksi Migas Nasional

"Dilanjutkan pada Rabu, 8 Februari digelar seminar international trade, tourism, and investment forum for North Sumatera di Hotel Adimulia, Konvensi Media Massa di Ballroom Hotel Grand Mercure, Seminar olahraga dan Rakernas di Hotel Santika Dyandra. Kemudian seminar dana perimbangan pusat dan daerah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kadin Indonesia ini menerangkan, selain menjadi sebuah industri, media massa juga menjadi representasi institusi publik dan sekaligus institusi sosial. Media massa tidak sekedar menjadi sarana penyebarluasan informasi, tetapi juga merepresentasikan fungsi kontrol, fungsi kritik, sekaligus memberikan ruang bagi partisipasi publik. Dengan jangkauan dan tingkat aksesibilitas yang luas, media massa juga mempunyai peran strategis untuk membentuk opini publik, sebagai dinamisator dan mobilisator sosial, sekaligus akselerator perubahan.

Baca juga : DPR Siap Dukung Presiden Realisasikan Target Penyelesaian Kereta Makassar-Manado Pada 2024

"Tidak heran jika wartawan mempunyai kedudukan strategis dalam industri media, baik dalam memberi warna dan corak pemberitaan, maupun dalam merekonstruksi persepsi dan opini publik yang dibangun dari sumber informasi yang berkualitas dan dapat dipercaya. Peran media dalam menyajikan informasi yang akurat, objektif, dan berimbang, pada gilirannya akan mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, yaitu masyarakat yang melek informasi dalam makna yang sebenarnya," pungkas Bamsoet.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.