Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Fraksi PKS Kecam Keras Pembakaran Masjid Dan Pembunuhan Imam Di India

Kamis, 3 Agustus 2023 11:02 WIB
Foto: Rizky Syahputra/RM
Foto: Rizky Syahputra/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi PKS DPR melalui Ketua Fraksi Jazuli Juwaini mengecam keras pembakaran masjid dan tewasnya imam masjid dalam bentrokan di Negara Bagian Haryana, India.

Menurut Jazuli, tindakan tersebut merefleksikan ekstremitas dan intoleransi nyata, serta pelanggaran hak asasi manusia.

Fraksi PKS pun meminta Pemerintah India untuk mengatasi konflik, memproses hukum para pelakunya, dan menjamin keselamatan umat Islam dan rumah ibadahnya.

Baca juga : Mahfud: Lanjutkan Dan Tuntaskan!

"Fraksi PKS mendesak Pemerintah India untuk mengambil sikap dan tindakan tegas terhadap para pelaku, dan melindungi umat Islam India dari kekerasan, kekejaman, dan persekusi. Tindakan tersebut sama sekali tidak mencerminkan bangsa yang beradab dan bermartabat," tegas Jazuli, Kamis (3/7).

Fraksi PKS juga meminta Pemerintah Indonesia bersikap proaktif mengingatkan India.

Sebab, menurut Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini, hal itu bisa mengganggu ketertiban dan perdamaian dunia serta menyulut solidaritas dunia internasional.

Baca juga : BSKDN Kemendagri Ukur Kinerja Pemda Secara Ketat Dan Berkelanjutan

India, kata Jazuli, harus mencontoh Indonesia yang umat beragamanya hidup berdampingan secara damai dan penuh toleransi.

"Panggil Dubes India dan sampaikan keprihatinan dan sikap tegas Indonesia," tegasnya.

Pemerintah, lanjut Jazuli, juga dinilai perlu melakukan langkah-langkah tegas sesuai hukum internasional melalui organisasi internasional, khususnya PBB.

Baca juga : Menko PMK Percepat Program Prioritas Bidang Pembangunan Manusia Di Papua Tengah

Serta, aktif membawa permasalah muslim di India ini ke forum-forum internasional.

Hal itu dilakukan karena Indonesia cinta ketertiban dan perdamaian dunia serta ingin mewujudkan peradaban dunia yang beradab dan bermartabat.

"Stop kekerasan dan diskriminasi terhadap umat muslim India," tandas Jazuli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.