Dark/Light Mode

Lebih Dari 2.251 Warga Palestina Tewas

Israel Kudu Diseret Ke ICC

Sabtu, 21 Oktober 2023 07:20 WIB
Anggota Komisi I DPR Sukamta. (Foto: dok. DPR RI)
Anggota Komisi I DPR Sukamta. (Foto: dok. DPR RI)

 Sebelumnya 
“Berdasarkan data korban rakyat Palestina sejak serangan Israel 10 hari lalu, total jumlah korban mencapai 2.865 tewas dan 12.059 luka-luka. Jumlah korban masih mungkin bertambah dengan semakin masifnya serangan Israel ke Palestina,” ungkapnya.

Data-data kejahatan kemanusiaan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk kembali menyeret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional.

Karena itu, dia meminta Pemerintah Indonesia mela­lui Kementerian Luar Negeri mendesak Kepala Jaksa Mahkamah Pidana Internasional Karim Khan melakukan penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Hal ini sama halnya ketika Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin atas kejahatan perang terhadap Ukraina.

Baca juga : Geopolitik Indonesia Konflik Palestina Versus Israel

“Kini lebih dari dua tahun setelah sidang pra-peradilan pertama ICC tentang aneksasi Israel, Israel menambah daftar kejahatan perang dan kemanusiaannya. Indonesia bisa menga­jukan tuntutan ke ICC untuk menangkap dan mengadili PM Israel Benjamin Netanyahu sama seperti yang dilakukan oleh ­Spanyol,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengajak negara-negara di dunia mendukung percepatan perdamaian Palestina-Israel. Sebab, dunia yang damai memungkinkan ­upaya pemulihan dan kebangkitan ekonomi menuju kesejah­teraan umat manusia.

“Perang Hamas-Israel selain menimbulkan persoalan kemanusiaan juga berdampak pada relasi antarnegara dan perekonomian global,” kata dia.

Politisi NasDem ini menegaskan, perang dalam bentuk apa pun tidak dibenarkan. Selain merugikan kedua belah pihak, perang juga memberikan dampak signifikan pada perkem­bangan dunia.

Baca juga : JK Sebut PMI Masih Kesulitan Tembus Palestina Dan Israel Evakuasi Belasan WNI

Konflik di Timur Tengah, secara menyeluruh memberikan dampak ketakutan pada dunia, karena wilayah ini merupakan pemasok energi dan jalur pelayaran utama global.

Lestari menuturkan, perekonomian dengan upaya kebangkitan dan pemulihannya menjadi salah satu kerentanan dunia global pascapandemi.

Selain itu, perekonomian dunia masih belum pulih dari ­inflasi yang diperburuk oleh konflik Rusia-Ukraina tahun lalu.

“Inilah salah satu kekhawatiran di dunia modern. Dunia yang semakin kehilangan nilai dan tidak lagi menghargai kemanusiaan,” ujarnya. 

Baca juga : Kedubes Palestina: Kampanye Tak Bermoral Israel Harus Dihentikan

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 21/10/2023 dengan judul Lebih Dari 2.251 Warga Palestina Tewas, Israel Kudu Diseret Ke ICC

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.