Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Program Peremajaan Sawit Terkendala
Kementan Siap Jemput Bola
Rabu, 6 Desember 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Karena itu, instruksi Dirjen Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah meminta agar para direkturnya menjemput bola, mempercepat penyaluran saprodi bagi perkebun ini sudah tepat. Karena, BPDPKS ini juga sudah menikmati dana itu.
“Kalau memang BPDPKS tidak proaktif, ya panggil. Kalau tidak mau, alasannya apa, karena di bawah ini kasihan juga, jalan rusak. Jalan-jalan di Riau, Sumatera, Kalimantan, rusak gara-gara angkutan sawit,” tambah dia.
Baca juga : BWF World Tour Finals, Jorji Dan Ginting Siap Tempur
Sementara, Dirjen Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah ingin menuntaskan kendala-kendala terkait penyaluran saprodi antara Ditjen Perkebunan, BPDPKS dan LKPP. Karena, sistem pengadaan sarpras dari BPDPKS ini masih menggunakan sistem lelang.
“Nah sistem ini masih membutuhkan waktu lama. Padahal, saprodi ini harus datang tepat waktu saat dibutuhkan oleh petani sawit,” kata Andi.
Baca juga : Menpora: Perputaran Uang Saat Piala Dunia U-17 Rp 305 Miliar
Andi menilai, belum ada kerja sama terintegrasi dengan BPDPKS dan LKPP. Kondisi ini berdampak pada distribusi saprodi untuk para pekebun kelapa sawit menjadi tidak tersalurkan. Sebab, surat rekomtek yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas terkait masih terkendala di BPDPKS dan LKPP.
“Selalu kejadian rekomendasi teknis yang sudah ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perkebunan, Tahun 2022 itu, sampai hari ini belum cair, belum terdistribusi. Itu kan tidak mencerminkan tujuan program kita mau melakukan peningkatan produktivitas sawit rakyat,” tuturnya.
Baca juga : Program Pemberdayaan Masyarakat Pertamina Tampil Di COP28
Andi berharap, sistem akses untuk pengadaan sarpras yang kini sudah menggunakan e-katalog bisa lebih mudah, sehingga pengadaan sarpras untuk program perkebunan kelapa sawit ini bisa lancar.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 6/12/2023 dengan judul Program Peremajaan Sawit Terkendala, Kementan Siap Jemput Bola
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya