Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RI Masuk 8 Besar Ekonomi Dunia Versi IMF
Kesejahteraan Rakyat Harusnya Meningkat
Rabu, 5 Februari 2025 07:10 WIB
Sebelumnya
Namun, realitas di lapangan berbicara lain. Sebagian besar masyarakat masih hidup dengan pengeluaran jauh di bawah angka rata-rata tersebut.
Lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia memiliki pengeluaran kurang dari Rp 2 juta per bulan, jauh dari angka rata-rata PDB per kapita.
Baca juga : BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Darmadi menekankan, GDP sering kali digunakan sebagai indikator utama dalam menilai kemajuan ekonomi suatu negara. Namun, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak selalu berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat.
“Peringkat ke-8 ekonomi terbesar hanya akan berpengaruh terhadap kesejahteraan jika mampu menarik investasi, menciptakan lapangan kerja berkualitas, meningkatkan peringkat kredit Indonesia, serta memperkuat sektor riil,” jelasnya.
Baca juga : Inflasi Terkendali, Sektor Manufaktur Menggeliat
Karena itu, indikator ekonomi lainnya seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Kebahagiaan, Indeks Ketimpangan dan Indeks Kesejahteraan Ekonomi Berkelanjutan harus turut diperhitungkan untuk memahami kondisi sosial-ekonomi secara lebih komprehensif.
“Jangan sampai statistik ekonomi seperti GDP hanya menjadi ilusi tanpa makna bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. KAL
Baca juga : Gedung Tinggi Wajib Penuhi Standar Proteksi Kebakaran
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Rabu, 5 Februari 2025 dengan judul "RI Masuk 8 Besar Ekonomi Dunia Versi IMF, Kesejahteraan Rakyat Harusnya Meningkat"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya