Dark/Light Mode

Efisiensi Anggaran, Lasarus Minta Gaji Dan Jumlah PPPK Tak Dikurangi

Kamis, 13 Februari 2025 21:27 WIB
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Foto: Istimewa
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta kementerian dan lembaga mitra kerja Komisi V untuk tidak mengurangi jumlah maupun gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran.

Lasarus menegaskan bahwa keberadaan PPPK sangat krusial di berbagai sektor.

"Ada beberapa isu penting yang kami bahas di rapat internal, pertama gaji pegawai. Kalau pegawai negeri aman lah, yang mengap-mengap ini PPPK, harap cemas supaya tidak membuat mereka kehilangan pekerjaan," ujar Lasarus dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama mitra kerja di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Baca juga : Komisi XIII DPR Setuju Efisiensi Anggaran 10 K/L, Ini Paling Banyak Dipangkas

Lasarus menyoroti peran penting PPPK di sejumlah kementerian, salah satunya Kementerian Perhubungan yang bertugas menjaga mercusuar di perairan Indonesia. Ia menekankan bahwa jika operasional mercusuar terganggu, navigasi laut nasional bisa kacau.

"Kalau Kemenhub yang mengawasi mercusuar di laut jangan sampai lampu mercusuar mati. Kalau mati bisa kacau, dua per tiga wilayah kita ini laut. Mercusuar harus menyala dan PPPK-nya digaji," jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti Kementerian Pekerjaan Umum yang mempekerjakan lebih dari 100 ribu PPPK. Menurutnya, efisiensi harus dilakukan secara bijaksana agar tugas-tugas penting tetap berjalan optimal.

Baca juga : Menkop: Efisiensi Anggaran, Program Kerja Justru Harus Tepat Sasaran

Lasarus juga meminta agar jika memang terpaksa dilakukan pengurangan, kementerian harus menyiapkan solusi alternatif bagi pegawai yang terdampak.

"Kalau memang efisiensi, lakukanlah searif dan sebijaksana mungkin. Pastikan mereka mendapatkan peluang kerja lain," tegasnya.

Rapat kerja ini dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.