Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Investasi Bodong Telan Banyak Korban
Proses Hukum Belum Beri Efek Jera Pelaku
Rabu, 19 Maret 2025 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Maraknya investasi bodong telah membuat banyak orang menjadi korban. Sementara proses hukum kasus ini tidak memberikan efek jera bagi para pelaku maupun keadilan bagi korban. Edukasi dan literasi keuangan menjadi senjata utama melawan investasi bodong.
Anggota Komisi III DPR Gilang Dhielafararez berharap kejaksaan dan kepolisian dapat meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar kasus investasi bodong tidak terjadi lagi. Hal ini disampaikannya menyikapi proses hukum tiga kasus investasi bodong yang masih bergulir, yakni kasus Net89, EDCcash dan DNA Pro.
Baca juga : InJourney Pede Hunian Hotel BUMN Meningkat
“Kita tahu zaman Covid-19 banyak terjadi kasus-kasus investasi bodong. Harapannya, perlu ada sosialisasi dari teman-teman entah polisi atau kejaksaan terhadap masyarakat. Jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan JAM Pidum Kejagung, Dirtipideksus, Bareskrim Polri, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Gilang mengatakan, pada tahun 2022, kerugian akibat investasi bodong di Indonesia mencapai ratusan triliun rupiah. Diduga masih banyak korban yang belum melaporkan kasus yang mereka alami.
Baca juga : Pemerintah Optimalkan Peran Usaha Wong Cilik
“Entah mereka malu atau mereka kenapa. Tapi dengan adanya pertemuan hari ini, saya cukup mengapresiasi pada kejaksaan, kepolisian dan juga kepada pengacara dan korbannya, teruslah berjuang hingga hak-hak anda semua dapat semua,” jelasnya.
Politisi PDI-Perjuangan ini turut mengapresiasi langkah kejaksaan dan kepolisian yang telah menunjukkan komitmen dalam menangani kasus-kasus investasi bodong yang merugikan masyarakat.
Baca juga : BPBD Cs Geser Potensi Hujan Ekstrem Ke Laut
Anggota Komisi III DPR Rikwanto mengingatkan kejaksaan agar berhati-hati melakukan pembagian kerugian kepada para korban investasi bodong.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya