Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Sebelum keberangkatan Bupati, sudah kita proses sekitar dua minggu lalu. Tanggal persisnya saya lupa,” sebutnya.
Hanya saja, ungkap Aep, proses izin dalam aplikasi tersebut tidak bisa langsung terkirim, mengingat kurangnya waktu pengajuan dan kelengkapan dokumen yang diunggah, termasuk menunggu surat rekomendasi persetujuan dari Gubernur Jawa Barat.
Baca juga : BTN Siap Bangun Satu Juta Rumah
Sementara, Bupati Lucky Hakim memastikan sudah akan berkantor seperti biasa pada Selasa, 8 April 2025.
Lucky Hakim diketahui berangkat ke Jepang pada 2 April dan kembali pada 6 April 2025.
Baca juga : Kemnaker Gercep Bentuk Satgas PHK
Lucky Hakim menegaskan bahwa kunjungan ke Jepang sama sekali tidak menggunakan dana negara. Sebab, kunjungannya tersebut tidak masuk sebagai perjalanan dinas resmi.
Sebagai upaya efisiensi anggaran daerah, pihaknya telah memangkas anggaran dinas untuk dialihkan kepada program penanganan infrastruktur yang harus segera dibenahi dalam waktu dekat.
Baca juga : Pendatang Baru Pilih Tinggal Di Bodetabek
“Saya sudah memutuskan memangkas anggaran perjalanan dinas luar negeri yang sebelumnya sebesar Rp 500 juta, serta anggaran pengadaan mobil dinas baru senilai Rp 1 miliar,” ungkapnya. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Kamis, 10 April 2025 dengan judul "Kepala Daerah Ke Luar Negeri DPR: Wajib Ikuti Aturan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya