Dark/Light Mode

Tantangan Global Kian Berat

DPR Dorong BUMN Jadi Motor Ekonomi Nasional

Sabtu, 26 Juli 2025 07:35 WIB
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: Instagram cucun_centre).
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: Instagram cucun_centre).

 Sebelumnya 
Pengamat ekonomi Rosdiana Sijabat menegaskan pentingnya peran BUMN dalam meno­pang perekonomian nasional. Setidaknya ada dua tugas mulia BUMN yang menjadi dasar kuatnya peran perusahaan plat merah itu.

"Peran ekonomi dan peran so­sial," sebut pengajar Universitas Katolik (Unika) Atmajaya Jakarta itu, Jumat, (25/7/2025).

Sebagai korporasi atau peran ekonomi, beber Rosdiana, BUMN dituntut untuk meraih keuntungan maksimal dan berkontribusi nyata bagi negara melalui dividen, pajak, maupun kontribusi non-pajak.

Baca juga : Anak Muda RI-UEA Sepakat Bentuk Holding Investasi

"Tapi di sisi lain, BUMN me­mikul tanggung jawab sebagau pelayanan publik," kata dia.

Alhasil, kata Rosdiana, peru­sahaan BUMN mau tidak mau harus profesional dan profit tebal secara bisnis. Tapi di saat yang sama, BUMN punya amanah sosial menyediakan layanan publik, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) yang sering kali tidak diminati swasta.

Rosdiana membagi peran strategis BUMN ke dalam empat narasi utama. Pertama, BUMN berfungsi sebagai agen pembangunan dengan mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN). Contohnya, target pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 sebesar 5,2 persen.

Baca juga : ASN Harus Rancang Pensiun Melalui Usaha Dan Investasi

Target tersebut, kata Rosdiana, dapat tercapai dengan dukungan infrastruktur dan sektor energi yang andal.

“Kalau target PSN 2025–2029 bisa terealisasi, bukan tidak mungkin pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen yang diharap­kan Presiden Prabowo dapat terwujud,” kata dia.

Kedua, BUMN merupakan pembentuk nilai ekonomi dengan aset besar yang menopang kapasitas produksi nasional. Aset BUMN nilainya mendekati separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang kini men­capai lebih dari Rp 22 ribu triliun.

Baca juga : Soal Pemilihan Kepala Daerah, Golkar Sedang Kaji 2 Opsi

“Ketika BUMN kuat, maka fasilitas produksi tercipta, lapangan kerja terbuka, dan UMKM pun bisa naik kelas, terutama le­wat digitalisasi,” kata Rosdiana.

Ketiga, lanjut Rosdiana, BUMN menjadi penopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dengan kontri­busi sekitar 18–19 persen setiap tahunnya. Keempat, BUMN berperan sebagai penyedia layanan publik esensial, mulai dari energi, transportasi, hingga telekomunikasi. TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 26 Juli 2025 dengan judul "Tantangan Global Kian Berat DPR Dorong BUMN Jadi Motor Ekonomi Nasional"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.