Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tumpukan Sampah Di Bali Ganggu Pariwisata
Komisi VII: Percepat Program Olah Sampah Jadi Energi
Kamis, 5 Februari 2026 07:05 WIB
Sebelumnya
Politikus PDIP itu menilai, kritik Presiden terhadap kondisi destinasi wisata harus dijadikan momentum pembenahan menyeluruh. Pendekatan reaktif tidak cukup untuk menciptakan perubahan jangka panjang.
“Jangan menunggu viral dulu baru bergerak. Yang dibutuhkan itu pemantauan rutin dan evaluasi,” ujarnya.
Baca juga : Wasiat Eyang Meri Menjadi Spirit Keluarga Besar Polri
Samuel juga menyoroti dampak persoalan sampah terhadap minat kunjungan wisatawan. Kebersihan destinasi berpengaruh langsung terhadap citra pariwisata nasional. Jika pantainya kotor, lingkungannya tidak terjaga, tentu saja akan jadi catatan buruk. Komisinya akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pariwisata.
“Pengelolaan kebersihan harus menjadi bagian utama pembangunan pariwisata berkelanjutan. Kita ingin pariwisata tumbuh, tapi juga tertata dan nyaman,” katanya.
Baca juga : Eks Pejabat Kemnaker Bantah Kepemilikan Aset, KPK Kembali Periksa Saksi
Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Menteri Investasi terkait proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Groundbreaking proyek itu dijadwalkan Maret 2026 dengan waktu pekerjaan paling lama 12 bulan dan 2027 siap beroperasi.
Koster meyakini, beroperasinya PSEL akan mempercepat penanganan sampah, terutama di Badung dan Denpasar. Teknologi itu akan diperkuat dengan komposter dan sistem pengolahan modern lainnya. “Pak Presiden sangat concern terhadap Bali karena destinasi utama. Beliau mengingatkan supaya kita bergerak lebih cepat,” ujarnya.
Baca juga : Negara Perluas Akses Keadilan Hingga Desa
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegur jajaran Pemda Bali terkait persoalan sampah. Persoalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi konkret. “Penyelesaian masalah sampah perlu kerja sama pusat dan daerah. Tapi kita tidak boleh menunggu,” tandasnya. PYB
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Kamis, 5 Februari 2026 dengan judul "Tumpukan Sampah Di Bali Ganggu Pariwisata Komisi VII: Percepat Program Olah Sampah Jadi Energi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya