Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kementan Punya Gratieks, Komisi IV DPR Dorong Ekspor Domba ke Timur Tengah
Senin, 30 Maret 2020 14:42 WIB
Sebelumnya
Karena itu, lanjut poltisi asal Probolinggo ini, harus ada sinkronisasi kerja antara Kementan dan Kemendag untuk menjawab peluang ekspor domba yang terbuka lebar ini. Bagaimana pun, potensi ini harus dimaksimalkan jangan sampai terbuang begitu saja.
Baca juga : Kemenhub Batalin Mudik Gratis Karena Corona
"Jaamah haji kita ini merupakan terbesar dunia dengan 250 ribu jamaah setiap tahunnya. Katakan saja 50 persen kebutuhan domba di Timur Tengah kita bisa suplai, wah itu meningkatkan devisa sangat besar dan merupakan keuntungan juga bagi kita karena akhirnya yang mendapatkan manfaat para petani dan peternak kita," jelasnya.
Baca juga : Kapolda Sultra Blunder, Komisi III DPR Minta Kapolri Klarifikasi
Syahrul Yasin Limpo sendiri telah mewanti-wanti pada seluruh jajarannya untuk mendorong produktifitas pangan untuk meningkatkan devisa negara melalui ekspor komoditi pertanian. Menurutnya, ekspor ini sangat penting untuk meningkatkan perekonomian nasional. "Kalau naik satu kali ekspor itu sudah dicapai, dua kali ekspor artinya masih pejabat yang biasa-biasa saja, tapi kalau tiga kali ekspor, itulah yang diharapkan bangsa,” kata Syahrul.
Baca juga : Stok Kosong, RNI Stop Ekspor Masker CSR ke Luar Negeri
Dia memastikan gerakan tiga kali ekspor merupakan program yang terukur, terencana, terkonsep, dan realistis. Menteri asal Sulawesi Selatan ini ingin melalui gerakan ini, sektor pertanian juga bisa menjadi lebih menjanjikan. "Di dalam kepala kita, harus tertanam kata-kata mandiri dan maju. Kita tidak mungkin lagi memulai sesuatu nggunakan cara-cara lama. Jika perlu kita meniru cara-cara Negara lain yang sudah berhasil,” kata Syahrul. [KAL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya