Dark/Light Mode

Sambut Positif Pakta Makkah

HNW: Momentum OKI Perkuat Kerja Sama Bidang Ekonomi Dan Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 17:18 WIB
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid. Foto: MPR RI
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid. Foto: MPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid menyambut baik pakta pertahanan antara Arab Saudi, Pakistan dan Turki yang ditandatangani di Kota Makkah, dan dikenal sebagai Pakta Pertahanan Makkah.

HNW berharap, pakta tersebut bisa menjadi momentum memperkuat kerja sama negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan berkembang ke kerja sama di bidang lain, seperti kerja sama ekonomi dan pendidikan.

“Inisiatif ini merupakan hal yang sangat baik untuk menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian dunia,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

HNW sapaan akrabnya mengatakan saat ini pakta memang baru hanya melibatkan tiga negara, yakni Arab Saudi, Pakistan, dan Turki. Namun, tiga negara itu adalah negara yang besar yang saling menguatkan dalam bidang politik, teknologi, militer maupun ekonomi, dan ketiganya sangat berpengaruh di kawasan Timur Tengah dan di OKI.

Baca juga : DPR Minta Kampus Perkuat Kerja Sama Dengan Industri

Sehingga potensi memperluas kerja sama ini ke negara anggota OKI lainnya termasuk memperluasnya cakupannya sehingga meliputi bidang ekonomi dan pendidikan sangat lah besar.

Lebih lanjut, HNW menambahkan sejumlah negara di kawasan tersebut yang juga anggota OKI, seperti Qatar, Oman, Kuwait, Somalia dan Bahrain, juga menyambut baik kerja sama pertahanan tersebut.

Dia menegaskan, semangat kebersamaan juga sangat kuat, terutama dilihat dari penegasan Menteri Luar Negeri Turki yang meyakinkan Iran dan kemudian disambut positif oleh Iran, bahwa Pakta Pertahanan tersebut dibuat dalam rangka pertahanan bersama dari kemungkinan serangan negara/pihak lain, bukan dalam rangka melawan atau menganggap Iran sebagai ancaman.

“Semangat kebersamaan ini, apalagi semuanya adalah negara anggota OKI, harus terus dijaga oleh semua pihak,” ujarnya.

Baca juga : Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Pembinaan Atlet Muda

HNW berharap Pemerintah Indonesia dapat mendukung segala upaya yang dilakukan oleh negara-negara sahabat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban dunia.

“Kita memang menganut politik luar negeri Bebas dan Aktif. Namun, yang perlu disoroti bukan hanya bebas, tetapi bagaimana kita bisa aktif terlibat dalam mewujudkan perdamaian dan ketertiban dunia, salah satu, di antaranya melalui Pakta Pertahanan Makkah itu,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut HNW, sebagai salah satu negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan juga negara pendiri OKI, berharap Pemerintah Indonesia dapat juga mendorong kerja sama di bidang lainnya, misalnya kerja sama di bidang ekonomi dan pendidikan yang lebih kuat dan efektif.

Kerja sama semacam ini bisa diinisiasi secara lebih serius, misalnya dengan konsep mirip Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang telah berhasil dikembangkan Indonesia bersama negara-negara ASEAN lainnya.

Baca juga : Tindak Lanjut Pertemuan Prabowo-Modi, BPS Dan MoSPI Perkuat Kerja Sama Statistik

“Jadi, Pakta Pertahanan Makkah yang sangat erat tersebut, bahkan dibuat seperti model NATO, seharusnya bisa menjadi momentum bersama untuk menjalin persatuan yang lebih erat, dan mengembangkan kerja sama lainnya, seperti kerja sama ekonomi dan pendidikan, sehingga tidak hanya mewujudkan keamanan dan pertahanan, melainkan juga bisa memajukan peradaban dan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat-rakyatnya,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.