Dark/Light Mode

Hindari Kehebohan Baru Di Masyarakat

Program Kartu Prakerja Kudu Ditangani Kementerian Teknis

Senin, 6 Juli 2020 07:43 WIB
Ketua Fraksi Nasdem Ahmad Ali. (Foto: IG Ahmad Ali)
Ketua Fraksi Nasdem Ahmad Ali. (Foto: IG Ahmad Ali)

 Sebelumnya 
Fraksi Nasdem, kata Ali, sejak awal menolak keras pelatihan online karena tidak efektif. Sebab mustahil penerima manfaat bisa memperoleh keteram pilan memadai jika hanya mengandalkan modul pelatihan yang diterima secara daring. Padahal tujuan utama Program Kartu Prakerja ini adalah memfasilitasi para pencari kerja untuk punya ke terampilan dan skill yang lebih mumpuni begitu masuk dalam dunia kerja.

“Itu hanya bisa terjadi jika mereka dibekali dengan keterampilan lewat pelatihan nyata. Bukan pelatihan online yang orang akan pasti sulit mengerti. Saya tidak bisa mem bayangkan bagaimana penerima manfaat bisa terbantu untuk mahir dalam mengendarai alat berat sementara pelatihannya online,” katanya.

Baca juga : DPR Kecewa Banyak Program Bantuan Ke Petani Terhambat Karena Birokrasi

Apalagi, Program Kartu Prakerja ini, sambung dia, merupakan realisasi janji kampanye Presiden Jokowi bagi masya rakat agar lebih kompetitif dalam persaingan kerja.

“Karena itu kita berharap program ini yang menurut kami sangat bagus dan dibutuhkan dalam kondisi sekarang ini, betul-betul dapat memberi manfaat bagi para pencari kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak,” jelasnya.

Baca juga : KPK: Belum Ada Kerugian dalam Program Kartu Prakerja

Politisi asal Sulawesi tengah ini berharap rekomendasi KPK bisa dijalankan dengan baik. Toh, sejak awal Nasdem juga telah menyarankan kepada pemerintah agar pelatihan ini diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan karena memiliki banyak fasilitas latihan kerja yang memadai.

Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki Kemenaker juga hampir tersebar di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Bahkan banyak perusahaan swasta yang memilih rekrutmen dan pen ingkatan skill karyawannya di tangani langsung oleh BLK.

Baca juga : Sebaiknya Program Kartu Pra Kerja Diperbaiki Dulu

“Jadi BLK - BLK ini harus dioptimalkan semaksimal mungkin dan kita harapkan Kemenaker menjadi leading sector dari program kegiatan pelatihan Kartu Prakerja ini,” harapnya.

Dia pun berharap penghentian sementara Program Kartu Prakerja ini tidak berlangsung lama. Apalagi saat ini banyak masyarakat pencari kerja yang menaruh harapan besar melalui program ini, bisa lebih mudah masuk dalam dunia kerja. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.