Dark/Light Mode

Reses Di Bekasi, Syaikhu Adakan Pelatihan Hidroponik

Minggu, 2 Agustus 2020 20:36 WIB
Anggota Komisi V DPR Ahmad Syaikhu (kanan) memberikan bantuan alat hidroponik kepada tokoh masyarakat  di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/8).
Anggota Komisi V DPR Ahmad Syaikhu (kanan) memberikan bantuan alat hidroponik kepada tokoh masyarakat di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/8).

RM.id  Rakyat Merdeka - Isu ketahanan pangan menjadi perhatian Anggota Komisi V DPR Ahmad Syaikhu saat reses. Sebagai bentuk kepeduliannya, Politisi PKS itu pun mengadakan Pelatihan Hidroponik di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (2/8).

Menurutnya, wabah Covid-19 berdampak signifikan pada bidang kehidupan lain. Semula krisis kesehatan, kini berpotensi besar jadi krisis ekonomi dan pangan.

"Dampak wabah ini luar biasa. Awalnya hanya krisis kesehatan. Tapi kini merambah pada krisis ekonomi dan pangan," ujar Syaikhu.

Berita Terkait : DPR Kepengen Timses Djoko Tjandra Juga Dibui

Krisis pangan ini, lanjut Syaikhu, terjadi karena banyak pekerja yang di PHK. Akibatnya muncul pengangguran baru. Ujungnya berdampak pada turunnya daya beli.

Sehingga akhirnya mengancam ketahanan pangan. "Kondisi saat ini mengancam ketahanan pangan kita," kata Syaikhu.

Karena itu, mantan Wakil Walikota Bekasi itu mengajak masyarakat untuk bergerak melakukan antisipasi. Salah satunya dengan bergiat hidroponik.

Berita Terkait : DPR: Orang Kantor Mestinya Paham Protokol Kesehatan

"Salah satu upaya menguatkan ketahanan pangan dengan hidroponik. Kita bercocok tanam di lahan terbatas," ajak Syaikhu.

Dalam acara tersebut, Syaikhu memberikan bantuan alat hidroponik kepada tokoh masyarakat.

"Terimakasih Pak Syaikhu. Bantuan ini bermanfaat sekali bagi kami," ujar Puji.

Berita Terkait : PKS Galang Dukungan Ingin Tuntaskan Kasus Bumiputera

Pelatihan Hidroponik diikuti 150 peserta. Datang dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Pematerinya Aktivis Petani Kota, BS. Wibowo. [FAZ]