Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bamsoet Tagih Komitmen Paslon
Awas, Pilkada Picu Klaster Baru Corona
Selasa, 25 Agustus 2020 11:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan komitmen para pasangan calon (paslon) peserta Pilkada serentak 2020 untuk mengendalikan massa pendukungnya agar tidak turun ke jalan atau membuat kerumunan massa. Jangan sampai Pilkasa menjadi pemicu klaster baru penularan Covid-19.
"Karena pelaksanaan Pilkada serentak 2020 berlangsung di tengah pandemi Covid-19, sangat penting bagi pemerintah, KPU dan Bawaslu untuk memastikan tidak adanya pengerahan massa atau kerumunan pendukung Paslon sepanjang periode kampanye Pilkada serentak 2020. Protokol kesehatan harus diperhatikan. Jangan sampai pengerahan massa atau kerumunan pendukung paslon menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," ujar Bamsoet di Jakarta, Selasa (25/8).
Baca juga : Bamsoet Ingatkan Komitmen Paslon Pilkada 2020 Tak Kerahkan Massa
Mantan Ketua DPR RI menuturkan, DPR dan Kemendagri telah menyepakati empat Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan satu Peraturan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2020.
Empat PKPU itu meliputi perubahan atas PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan, dan perubahan atas PKPU Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye. Ada juga perubahan atas PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye, serta perubahan atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi Covid-19. Bamsoet menuturkan, protokol kesehatan untuk Pilkada 2020 sudah ditetapkan.
Baca juga : Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Jadi Duta 4 Pilar
Namun demikian, lanjut Bamsoet, mendekati pelaksanaan Pilkada, potensi terjadinya pengerahan massa pendukung para paslon kemungkinan masih terjadi. Oleh sebab itu butuh komitmen dan tanggung jawab para paslon.
"Untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai ketentuan selama Pandemi Covid-19, ada baiknya tim sukses paslon mulai menjalin kerja sama dan koordinasi dengan pihak berwenang setempat. Menjadi tanggung jawab Paslon dan pemerintah memastikan tidak ada pengerahan massa kampanye di wilayah manapun," pungkas Bamsoet. QAR/TIM
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya