Dewan Pers

Dark/Light Mode

DPR Apresiasi Peningkatan Kualitas Kerja Eselon I Kementan

Jumat, 11 September 2020 21:49 WIB
Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (kiri) bersama Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR/Ist
Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto (kiri) bersama Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan kualitas kerja terus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menyediakan sarana dan prasarana informasi pertanian serta menjalankan semua program unggul dan berkualitas. 

Mengenai hal ini, Anggota Komisi IV DPR Hasan Aminuddin mendukung program Kementan dalam melakukan percepatan tanam dan upaya lain seperti program KUR dan membangun toko tani Indonesia di berbagai wilayah. 

Berita Terkait : Komisi Pertanian DPR Apresiasi Program Jangka Panjang Kementan

Menurut Hasan, pembangunan pasar tani merupakan program cerdas karena berhasil memudahkan para petani dalam memasarkan hasil panen. Program ini juga bisa membangun kesejahteraan masyarakat melalui pendapatan langsung sehari-hari. "Saya sangat mendukung rencana tersebut asalkan tidak salah menempatkannya. Rencana ini merupakan sebuah kebutuhan agar petani kita dapat lebih berdaya lagi," kata Hasan saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran eselon I Kementerian Pertanian, Kamis (10/9).

Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto menjelaskan bahwa Kementan di bawah Syahrul Yasin Limpo sudah memiliki program jangka panjang dan sasaran pengembangan secara merata. Program-program tersebut di antaranya menyediakan keterseidaan akses dan konsumsi pangan berkualitas, peningkatan nilai tambah dan daya saing industri serta pembangunan dukungan manajemen. 

Berita Terkait : Karinding Relevan untuk Pendidikan Karakter Anak Muda Indonesia

"Program tersebut meliputi peningkatan ketersediaan hortikultura strategis dalam negeri, tersedianya produk hortikultura bernilai tambah dan terwujudnya birokrasi Dirjen Hortikultura yang efektif, efesien dan berorientasi pada layanan prima," katanya. 

Prihasto menambahkan, pengembangan kawasan komoditas hortikultura akan dibuat lebih sistematis dengan pola gerakan mendorong produksi, gerakan mendorong daya saing, dan gerakan ramah lingkungan hortikultura. 

Berita Terkait : Temui Ganjar, Gobel Ngomongin Investasi IKM

"Semua gerakan tersebut meliputi pemantapan produksi untuk stabilisasi pasokan dan harga, pengembangan komoditas dengan pola kemitraan, perbaikan sifat fisik dan kimia tanah, pengembangan kawasan skala ekonomi, peningkatan produktivitas melalui efisiensi usahatani dan ramah lingkungan dan mendorong KUR komoditas berorientasi eskpor," katanya.

Sebagai informasi, RDP ini dihadiri Sekretaris Jenderal Kementan Momon Rusmono, Inspektur Jenderal Kementan Sumardjo Gatot Irianto, Dirjen PSP Sarwo Edhy, Dirjen Tanaman Pangan Suwandi, Dirjen PKH Nasrullah dan Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil. [KAL]