Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sejumlah kelompok buruh pada Kamis (8/10) di seputar Istana Negara, Jakarta sangat disayangkan. Penyampaian pendapat tentang UU Cipta Kerja bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih bijak dibandingkan dengan demo pada masa pandemi Covid-19 ini.
Anggota Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily, mengatakan saat ini masih pandemi Covid-19, sangat tidak baik jika banyak masyarakat berkumpul di suatu titik. "Apalagi dengan mengabaikan protokol kesehatan yang ada,” ucap Ace.
Baca juga : LABKES dan BPSDM Jawa Barat Jadi Pusat Penanganan Covid-19
Terkait dengan adanya dugaan pihak-pihak yang kemungkinan menggerakkan dan mendanai aksi unjuk rasa para pekerja tersebut, Ace berharap kepada siapa pun itu, untuk tidak memperkeruh suasana.
Ia berharap apa pun bentuk penyampaian pendapat itu harusnya dilakukan secara kondusif. Toh, keinginan pemerintah sendiri dengan menerbitkan UU Cipta Kerja adalah demi kesejahteraan rakyat.
Baca juga : BIN Wajib Ikut Selamatkan Rakyat Dari Pandemi Covid
Ace menambahkan kondusivitas itu yang sama-sama saling harapkan. "Kita semua tentunya tidak menginginkan situasinya makin mengkhawatirkan," kata Ace, yang mengharapkan aksi unjuk rasa tidak berujung anarkis.
Ia memohon dengan segala kerendahan hati kepada rekan-rekan pekerja semuanya untuk bisa menahan diri dan memahami kondisi negara kita saat ini yang memang sedang menghadapi persoalan ekonomi."Terutama kondisi saat ini dimana pemerintah tengah membuat sebuah terobosan untuk lebih menggerakkan ekonomi nasional lewat masuknya investasi ke Indonesia," ungkap Ace.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya