Dark/Light Mode

Ace: Tak Bijak, Buruh Unjuk Rasa Saat Pandemi Covid-19

Kamis, 8 Oktober 2020 17:59 WIB
Anggota Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily. (Foto: Instagram)
Anggota Komisi VIII DPR Tubagus Ace Hasan Syadzily. (Foto: Instagram)

 Sebelumnya 
Ia mengatakan saat ini diperlukan sebuah perubahan UU yang lebih ramah terhadap investasi dan kemudahan lain seperti penyederhaan administrasi.

Ace juga berharap dari mereka yang masih menunjukkan penolakannya terhadap UU Cipta Kerja, dengan melakukan aksi unjuk rasa. "Sesungguhnya tidak ada yang dirugikan dari UU Cipta Kerja ini. Kalau kita semua berpikir jernih, inilah yang memang kita butuhkan sekarang ini," ujar politikus Golkar.

Baca juga : LABKES dan BPSDM Jawa Barat Jadi Pusat Penanganan Covid-19

Ace menilai saat ini  Pemerintah tengah berusaha dengan serius agar perekonomian Indonesia bisa segera bangkit dari perlemahan. Harapannya tentu dengan UU Cipta Kerja, ke depan perekonomian Indonesia bisa melesat lagi.

Ia juga mengingatkan jika UU Cipta Kerja ini dibuat agar menguntungkan semua pihak. “Bukan satu pihak saja, melainkan seluruh masyarakat Indonesia. Jadi kami memohon juga pengertian para rekan pekerja terkait sejumlah perubahan yang ada di UU Cipta Kerja,” tutur anggota Fraksi Golkar dari Dapil Jabar II itu.

Baca juga : BIN Wajib Ikut Selamatkan Rakyat Dari Pandemi Covid

Lebih jauh Ace meminta kepada para buruh atau pekerja untuk bisa lebih memahami dengan membaca secara cermat isi UU Cipta Kerja. “Saya harap rekan-rekan pekerja untuk bisa lebih bijak dalam memahami pasal-pasal dan berbagai perubahan di sana. Kalau dibaca dengan cermat, sebenarnya tidak ada pihak-pihak yang dirugikan, termasuk para rekan pekerja,” ungkapnya.

Bahkan beberapa tuntutan pekerja atau buruh terkait pasal-pasal yang dianggap merugikan mereka selama ini. "DPR dan pemerintah akhirnya memutuskan untuk kembali menggunakan peraturan perundangan existing," pungkas Ace. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.