Dark/Light Mode

Rame Soal TWK, DPR: Yang Penting Tesnya Transparan

Sabtu, 8 Mei 2021 23:21 WIB
Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Pangeran Khaerul Saleh
Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Pangeran Khaerul Saleh

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Pangeran Khaerul Saleh tak mempermasalahkan tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK yang saat ini ramai diperbincangkan publik. Menurutnya TWK alih fungsi pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN) tergolong standar.

"Terpenting tes ini dilaksanakan secara transparan oleh lembaga yang berkompeten dan berlaku adil bagi setiap pegawai, sehingga pelaksanannya dapat akuntabel," kata Pangeran saat dihubungi RM.id, Jumat (8/5). 

Berita Terkait : Penambangan Ilegal Marak Di Berau, DPR Minta Polri Bertindak

Menurut politisi PAN itu, TWK kepada seluruh pegawai KPK merupakan rangkaian proses alih status menjadi ASN, sebagaimana amanah Undang-Undang Nomor 19/2019 yang diatur lebih lanjut pada Peraturan Pemerintah Nomor 41/2020.

"Dasar TWK ini adalah peesyaratan bagi seseorang untuk menjadi ASN yang meliputi integritas berbangsa, konsistensi perilaku pegawai dengan nilai norma dan etika organisasi dalam berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Baca Juga : Sandi Bangga Desa Wisata Di NTB Nol Kasus Covid-19

Di samping itu, ada perilaku yang perlu diawasi dari sikap pegawai KPK yang nantinya menyandang sebagai abdi negara.

"Seperti netralitas serta kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945 serta NKRI berikut juga pemerintah yang sah. Begitupun penilaian terhadap antiradikalisme," ungkap Pangeran.

Baca Juga : Pj Gubernur Kalsel Minta Vaksinasi Untuk Lansia Digelar Door to Door

Dia berharap pegawai yang lulus adalah ASN terpilih. Mampu bekerja membuat KPK lebih baik lagi. "Semoga ASN yang terpilih dapat menjalankan fungsinya dalam membrantas korupsi di Indonesia," tutupnya. [UMM]