Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Lihat Pemilu Berjalan Aman, Rusia Tingkatkan Investasi di Indonesia
Rabu, 24 April 2019 19:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPD Oesman Sapta mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobiev, di Rumah Dinas Ketua DPD, Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/4).
Pertemuan dilakukan untuk membahas peningkatan investasi negeri beruang merah itu di Indonesia. Rusia mengapresiasi pelaksanaan Pemilu yang berjalan baik.
Baca juga : Nuansa Bollywood Meriahkan HUT 70 Tahun India-Indonesia
OSO, sapaan akrab Oesman Sapta, menjelaskan, pelaksanaan Pemilu yang aman itu membuat negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut berkomitmen meningkatkan investasi di Indonesia. “Mereka sudah merencanakan 25 miliar dolar AS untuk investasi di Indonesia. Ada kereta api, alumunium, dan masalah transportasi lainnya yang sedang mereka bicarakan,” ungkap OSO.
Kedua negara akan mencari peluang-peluang baru dalam kerja sama investasi. “Kita saling mengingatkan bagaimana kerja sama yang lebih efektif segera disampaikan masing-masing pihak,” imbuh Senator Kalimantan Barat ini.
Baca juga : Indonesia Jadi Primadona Investasi di China
Senior Counsellor Kedutaan Rusia Veronika Novoseltseva menyebut, Indonesia merupakan negara yang cocok untuk investasi. Kondisi politik pasca-Pemilu juga tidak mengganggu iklim investasi di Indonesia.
“Dari Pemerintah Rusia ada dua orang sebagai observer yang diundang KPU dengan didampingi staf dari Kedutaan Rusia. Kami berkunjung ke beberapa TPS di Jakarta, menyaksikan pencoblosan suara. Menurut kami, Pemilu berlangsung transparan, aman, dan lancar. Kami sangat apresiasi suasana yang sangat akrab, sangat terbuka, toleran, dan kekeluargaan,” beber Veronika. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya