Dark/Light Mode

Kasus Covid-19 Melonjak Di Daerah

MPR: Perbanyak Vaksinasi, Perketat Penerapan Prokes

Kamis, 10 Juni 2021 07:02 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Foto: Net)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mendorong pemerintah segera merumuskan langkah-langkah antisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah di Tanah Air. Kesadaran sosial terkait penerapan protokol kesehatan harus terus ditingkatkan, mengingat kasus terus melonjak.

“Salah satu cara mencegah penyebaran virus adalah memutus mata rantai penularannya. Namun, melihat kondisi saat ini, kita belum mampu mencegah ledakan kasus di sejumlah daerah,” kata Rerie, sapaan Lestari Moerdijat, saat membuka diskusi daring bertema Alarm Bahaya Ledakan Gelombang Baru Dan Antisipasinya di Jakarta, kemarin.

Sebelum Lebaran, menurut Rerie, para pemangku kepentingan sudah memprediksi terjadi peningkatan kasus positif pasca Lebaran. Karenanya, sangat disayangkan apa yang dikhawatirkan sebelum Lebaran, saat ini menjadi kenyataan.

Berita Terkait : Ayo Dong, Pemda Proaktif Genjot Vaksinasi Warganya

“Euforia pasca-vaksinasi, membuat sebagian masyarakat abai dan melonggarkan pelaksanaan protokol kesehatan (Prokes) di keseharian mereka. Karena itu, kesadaran sosial terkait disiplin pelaksanaan prokes harus terus ditingkatkan lewat semangat membangun solidaritas dan saling menjaga di tengah masyarakat,” tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Saat ini, sambung dia, penerapan prokes harus dikaitkan dengan membangun ketahanan sebagai sebuah bangsa.

Dengan begitu, dampak pandemi Covid-19 ini dapat diatasi dengan menggalang solidaritas seluruh elemen bangsa.

Berita Terkait : Wagub Jabar Minta Maaf Karena Lalai Terapkan Prokes

Dalam kesempatan yang sama, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Tjandra Yoga Aditama mengatakan, lonjakan kasus di sejumlah daerah harus diatasi dengan pengaturan sejumlah aspek. Di antaranya, pendisplinan pelaksanaan prokes dan pembatasan aktivitas masyarakat.

Belajar dari pengalaman India mengendalikan penyebaran Covid-19, ungkap Tjandra, upaya vaksinasi masif juga dilakukan, di samping disiplin prokes dan pembatasan aktivitas masyarakat di ruang publik.

“Upaya penting lainnya, mempersiapkan pelayanan kesehatan primer, seperti Puskesmas dan klinik penanganan Covid-19, sebagai unit layanan yang terdekat dengan masyarakat,” imbuhnya.

Berita Terkait : Yang Belum Divaksin Mohon Sabar Ya, Semuanya Kebagian

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Prima mengatakan, peningkatan kasus positif Covid-19 kerap terjadi setelah libur panjang. Karenanya, pandemi Covid-19 memberi pelajaran kepada masyarakat agar mampu beradaptasi dengan cepat dalam menyikapi kondisi yang kerap berubah.

“Dengan disiplin tinggi menjalankan Prokes, harusnya kita bisa menekan potensi penyebaran virus Corona,” tandasnya. [ONI]