Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

53 Persen Kasus Covid-19 Disumbang Pulau Jawa

Ayo Dong, Daerah Kerja Sama, Jangan Pentingkan Ego Sektoral

Kamis, 3 Juni 2021 05:10 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto : Foto oleh Marji - Medcom).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Foto : Foto oleh Marji - Medcom).

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanggulangan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus kerja sama. Termasuk antardaerah.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengingatkan seluruh kepala daerah di Pulau Jawa untuk meningkatkan koordinasi penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, sekitar 53 persen kasus Covid-19 di Indonesia, dalam sepekan terakhir disum­bang dari Pulau Jawa.

“Salah satu caranya, memanfaatkan forum komunikasi kepala daerah (Forkopimda),” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.

Baca juga : Pastikan Nol Kasus Impor...

Dia menjelaskan, penanganan virus Corona di Pulau Jawa dengan karakteristik wilayah yang mirip perlu ditangani bersama-sama. Dengan begitu, kebijakan yang diterapkan antardaerah bisa sejalan beriringan.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, secara kumulatif per Senin (31/5), jumlah kasus positif dari enam provinsi di Pulau Jawa mencapai 1.193.097. Sementara total kasus kumulatif secara nasional sebanyak 1.821.703 kasus.

Menurut Wiku, forum komunikasi antar­wilayah dapat menjadi wadah bagi pimpinan daerah di enam provinsi untuk bertemu dan bersama-sama merumuskan penanganan Covid-19 di Pulau Jawa. “Tapi dilakukan antarwilayah, tidak hanya dalam satu wilayah,” tambahnya.

Baca juga : Rumah Dinas Pejabat Cocok Jadi Tempat Isolasi Darurat

Wiku menjelaskan, kasus positif di Pulau Jawa dapat lebih tinggi dibanding pulau lainnya disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, Jawa yang merupakan pulau terpadat di Indonesia dengan hampir 145 juta jiwa menduduki pulau seluas 128.297 kilometer persegi.

Kemudian, Pulau Jawa juga didominasi kota-kota besar dan faktanya saat ini Jakarta pun berada di Pulau Jawa.

“Selain itu, mengingat kita baru melewati periode Idul Fitri, tidak dapat dilepaskan fakta bahwa Pulau Jawa merupakan destinasi mudik,” ungkap Wiku.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.