Dewan Pers

Dark/Light Mode

Wacana Pembentukan Pansus Pemilu Prematur dan Tak Relevan

Sabtu, 27 April 2019 22:36 WIB
Anggota Fraksi Nasdem Johnny G Plate (Foto: Istimewa)
Anggota Fraksi Nasdem Johnny G Plate (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi Partai Nasdem menolak mentah-mentah wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pemilu yang digaungkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Nasdem menganggap, pembentuk Pansus terlalu prematur 

"Hasil Pemilu saja belum ada, masak bikin Pansus. Ini sangat prematurlah, gagasan seperti ini," ujar anggota Fraksi Nasdem Johnny G Plate.

Sampai saat ini, proses Pemilu belum rampung. Sekarang baru masuk tahapan penghitungan suara. Kemudian, pada 22 Mei akan dilakukan tahapan penetapan pemenang. 

Berita Terkait : JHONNY G. PLATE : Tak Perlu TPF, Pemilu Sudah Berjalan Baik

Kalaupun ada kecurangan, kata Johnny, semua pihak yang merasa dirugikan bisa membuat laporan pada Bawaslu, yang merupakan lembaga pengawas yang sah. Bukan dengan membentuk Pansus di parlemen.

Johnny yakin, jika laporan yang disampaikan berdasar bukti kuat, Bawaslu akan menindaklanjuti dengan baik. "Bawaslu nanti akan meneruskan sesuai dengan Undang-Undang,” pungkasnya.

Wakil Ketua Umum PAN Bara Hasibuan juga menolak pembentukan Pansus tersebut. Baginya, Pansus bukan saluran yang telat untuk mempersoalkan pelaksanaan Pemilu 2019. "Sama sekali tidak ada relevansinya," tegasnya.

Berita Terkait : HARIS AZHAR : Petunjuk Di Sosmed Banyak, Tinggal Diolah

Bara juga tidak melihat ada kecurangan yang masif dalam penyelenggaraan Pemilu kali ini. "Seperti yang dikatakan Prof Mahfud, tidak ada kecurangan yang masif, terstruktur, dan bersifat nasional. Jadi tidak ada relevansinya," imbuhnya.

Selain itu, pembentukan Pansus juga dianggap keluar dari jalur yang sudah disediakan Undang-Undang terkait dengan penyelenggaran Pemilu. "Di Undang-Undang Pemilu kan kalau ada indikasi kecurangan, kita harus membawa kasus ke Mahkamah Konstitusi."

Sosok yang kerap berseberangan dengan sikap petinggi PAN lain ini juga tak yakin partainya bakal bergabung jika usulan Pansus Kecurangan Pemilu jadi dibentuk. "Saya pikir kami tidak akan ikut di situ," tutupnya. [ONI]