Dark/Light Mode

Aparat Tangkap Penimbun Obat Covid

Bamsoet: Keji, Cari Untung Di Tengah Penderitaan Rakyat

Sabtu, 17 Juli 2021 07:24 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. (Foto: Instagram)
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mengutuk tindakan distributor yang menimbun obat-obatan penunjang penyembuhan Covid-19. Aparat diminta bertindak tegas terhadap penimbun, termasuk pedagang yang menjual sarana dan prasarana penyembuhan pasien Covid-19 dengan harga tinggi.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya memuji upaya aparat kepolisian membongkar gudang obat milik distributor PT ASA di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (12/7) lalu.

Baca juga : Bos Danamon Bandingkan Bunga Tabungan Bank Di Jepang Dengan Indonesia

Perseroan diduga menimbun Azithromycin, Paracetamol hingga Dexamesthason, yang digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien Covid-19. “Tinndakan itu sangat keji, mencari keuntungan di tengah penderitaan, bahkan keselamatan nyawa orang lain,” tegas Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, melalui keterangan tertulisnya, kemarin.

Saat ini, sambung dia, rakyat Indonesia sudah sangat menderita akibat pandemi Covid-19. Lalu, ada kelangkaan obat dan sarana penunjang pengobatan lainnya. Karena itu, aparat penegak hukum dan berbagai instansi terkait lainnya wajib melakukan upaya pencegahan serta penindakan terhadap pihak-pihak yang memperkeruh penanganan pandemi Covid-19.

Baca juga : Ingat Nih, Penimbun Obat Covid-19 Bakal Dipenjara

“Siapapun yang menimbun obat, tabung oksigen, atau berbagai sarana dan prasarana penunjang penyembuhan pasien Covid-19, patut dipertanyakan rasa kemanusiaannya. Akibat ulah mereka, banyak nyawa tidak bisa segera tertolong,” sesal Ketua DPR ke-20 ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.