Dark/Light Mode

Kata Ketua DPD

Belum Terwujudnya Sila Ke-5 Pancasila, Akar Persoalan Bangsa

Sabtu, 25 September 2021 15:10 WIB
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti saat memberi sambutan secara virtual, dalam acara Mujahadah Sholawat Ummi, di komunitas Alam Jabar, di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9) malam. (Foto: Humas DPD)
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti saat memberi sambutan secara virtual, dalam acara Mujahadah Sholawat Ummi, di komunitas Alam Jabar, di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9) malam. (Foto: Humas DPD)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai, pandemi Covid-19 memberi hikmah kepada bangsa Indonesia. Antara lain, terungkapnya kelemahan-kelemahan fundamental yang harus menjadi titik awal pekerjaan besar bangsa ke depan.

Menurut LaNyalla, kelemahan-kelemahan fundamental itu harus segera dibenahi secara menyeluruh dan harus menyentuh akar persoalannya.

Baca juga : Regulasi Sejalan Pancasila Percepat Kemajuan Bangsa

"Akar persoalan yang terjadi di republik ini adalah belum terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar LaNyalla saat memberi sambutan secara virtual, dalam acara Mujahadah Sholawat Ummi,  di komunitas Alam Jabar, Rancaekek, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9) malam. 

Menurutnya, perbaikan atas persoalan-persoalan fundamental tersebut hanya dapat dilakukan melalui penyempurnaan konstitusi.

Baca juga : Hari Santri, Menag: Santri Komitmen Bela Tanah Air Dan Persatuan Bangsa

Harus dimulai dengan perbaikan sistem ketatanegaraan, penguatan lembaga perwakilan, dan membuka peluang bagi putra putri terbaik bangsa untuk menjadi pemimpin nasional. 

Juga, koreksi atas arah kebijakan perekonomian nasional. Itu semua, harus ditempuh melalui Amandemen Konstitusi.

Baca juga : Ki Warseno Dalang Slenk: Pancasila Itu Roso Agar Bangsa Kuat

"Inilah alasan mengapa DPD mengajak elemen masyarakat untuk mendukung upaya Amandemen Konstitusi dengan menekankan kepada satu semangat, yaitu sebagai momentum untuk melakukan koreksi atas arah perjalanan bangsa ini," bebernya.

Dengan begitu, kata LaNyalla, cita-cita luhur para pendiri bangsa, termasuk cita-cita luhur para ulama pejuang di masa sebelum kemerdekaan, dapat diwujudkan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.