Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapolri Mau Rekrut Novel Cs, PPP Ajak Lihat Dengan Husnuzon
Rabu, 29 September 2021 14:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mau merekrur pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi ASN Polri. Menurut politisi senior PPP ini, langkah Kapolri tersebut sangat baik.
"Kami mengapresiasi langkah Kapolri tersebut. Tidak saja bentuk penghargaan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) KPK karena tidak memenuhi syarat dalam TWK, namun dari sisi kemanusiaan, yaitu menjaga hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan yang layak," kata Arsul, di Jakarta, Rabu (29/9), seperti dikutip Antara.
Dia memastikan, langkah Kapolri mau merekrut Novel Baswedan Cs sudah disetujui Presiden Jokowi. Dia pun mengajak, langkah tersebut dilihat dengan prasangka baik atau khusnuzon.
Menurut dia, jika tidak menggunakan kaca mata prasangka baik, sudut pandang dan analisis yang keluar bisa bermacam-macam. Apalagi kalau berangkatnya dari prasangka dengan paradigma teori konspirasi.
Namun begitu, dia tidak bisa melarang-larang pihak yang mau melihatnya dengan kaca mata berbeda. "Tentu di alam demokrasi tidak dilarang untuk melihat soal langkah Kapolri ini dari perspektif yang berbeda-beda," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolri menyampaikan keinginan merekrut Novel Cs untuk memperkuat Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Ditpikor) Bareskrim Polri. Dalam konferensi pers persiapan pembukaan PON XX Papua di Papua, Selasa (28/9), Kapolro mengatakan, niatan tersebut telah disampaikannya kepada Presiden Jokowi dan mendapat persetujuan.
Sigit Kapolri menerangkan, ada tugas tambahan terkait upaya-upaya pencegahan dan upaya lain yang harus Polri lakukan dalam rangka mengawal program penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional serta kebijakan strategis yang lain.
"Karena itu, kami berkirim surat kepada Pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus di tes dan tak dilantik ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian dan rekrut jadi ASN Polri," terangnya.
Kapolri menyebutkan, permohonan tersebut mendapat respons positif dari Presiden yang memberikan surat balasan melalui Menteri Sekretaris Negara (Sesneg) yang diterima pada 27 September 2021. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya