Dark/Light Mode

Dapil XI Provinsi Jabar

Anton Wajah Baru, Ferdi Wajah Lama

Kamis, 13 Desember 2018 10:40 WIB
Anton Charliyan (kiri) caleg dari PDIP, Siti Mufattanah (tengah), caleg dari Partai Demokrat dan Ferdiansyah (kanan) caleg dari Partai Golkar.
Anton Charliyan (kiri) caleg dari PDIP, Siti Mufattanah (tengah), caleg dari Partai Demokrat dan Ferdiansyah (kanan) caleg dari Partai Golkar.

 Sebelumnya 
Tak mau kalah, Partai Nasdem menjagokan petahana Supiadi A Saputra di nomor urut 1. Satu-satunya petahana tak muncul di dapil ini adalah Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman. Tapi, siapa sangka, caleg petahana ternyata belum tenang. Meski punya pondasi konstituen kuat di Pileg 2014, mereka tetap was-was akan aksi perebutan kantong suara. Kalau tidak diantisipasi membuat petahana tergelincir, tak meraih kursi lagi. 

Baca juga : Golkar Tetap Agun, Puti Geser Ke Jatim

Caleg petahana dari PDIP Dony Maryadi Oekon mengatakan, upaya-upaya perebutan kantong suara dari caleg partai lain mungkin saja terjadi. Apalagi pemilu adalah arena kompetisi elektotral. “Namanya kompetisi elektoral, perebutan kantong suara antarcaleg ya mungkin terjadi. Selaku petahana harus antisipasi itu,” ujar Dony kepada Rakyat Merdeka.

Baca juga : 1 Kursi Petahana Jadi Rebutan Caleg Baru

Untuk mengantisipasi hal ini, Dony telah meminta tim kecilnya berkata jujur soal peta politik di Dapil XI Jabar. Tim kecil diminta mengupdate terus bagaimana situasi kantong suaranya hingga pencoblosan. Upaya ini untuk mengantisipasi upaya perebutan kantong suara. “Saya lebih hormat kalau mereka jujur ketimbang bohongi saya. Semisal, mereka (tim kecil) bilang daerah ini (merupakan) kantong suara saya situasinya masih aman. Padahal di lapangan tidak. Ini saya tidak suka,” ujarnya. 

Baca juga : Petahana Ditantang Ratu Tarling Dan Pelawak

Dony terus mengingatkan caleg PDIP lain agar tidak bentrok dalam menggaet pemilih. Dia berkomitmen tidak masuk ke kantong suara caleg PDIP lain. “Kalau sudah ada caleg sesama PDIP di suatu daerah, maka saya tidak akan masuk. Mereka harus seperti itu juga,” pungkasnya. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.