Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Permohonan maaf politisi PDIP Arteria Dahlan soal bahasa Sunda tak membuat puas warganet. Tagar #SundaTanpaPDIP pun jadi trending topic di Twitter.
Ekspresi protes yang dituangkan, tak cuma dalam bentuk cuitan. Tapi juga dalam bentuk meme hingga video parodi. Seperti diunggah akun @Ravispa_ misalnya.
Baca juga : Dipanggil DPP, Arteria Dahlan Minta Maaf Ke Warga Jawa Barat
Ia memajang video Arteria ketika meminta Jaksa Agung memecat Kajati yang bicara Sunda, di Gedung PBB. Setelah itu setiap negara memberikan tanggapan atas sikap politisi Banteng itu. Semuanya protes. Hanya Indonesia yang menunduk lesu.
“Bergema #SundaTanpaPDIP di jagat Twitter oleh Netizen. Akankah Jawa Barat menyusul Sumatera Barat yang “menenggelamkan” PDIP??? Gw yakin sama-sama orang “BARAT” Pasti Bisa,” cuitnya. “Mantap, orang Minang ada teman nih,” timpal @herrikusnadi.
Baca juga : Menteri Teten Dinobatkan Baznas Jadi Tokoh Pendukung Gerakan Zakat Indonesia
Video lain, ada tanggapan anggota DPR dapil Jawa Barat IV Desy Ratnasari terkait permintaan maaf Arteria yang ramai direspons netizen. Salah satunya akun @Mdy_Asmara1701.
“Keren teh Desy. Indonesia itu beragam. Harus saling menghargai dan menghormati. Kalau ada pejabat yang nggak bisa menghargai perbedaan, jangan kasih ampun! Ya nggak sih??!! #SundaTanpaPDIP,” tulisnya yang ikut-ikutan meramaikan tagar. “Pedeipeh Jabar mending membubarkan diri aja... Daripada kalah nantinya,” saran akun @Ardienrini.
Baca juga : Ini Pesan Ortu Yang Jadi Prinsip Bos Telkom
Sementara akun @Qaddim_95 meminta agar partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu menjadikan kasus Arteria ini sebagai bahan renungan. Agar, PDIP tidak makin ditinggalkan rakyat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya