Dark/Light Mode

Setelah Usul Tunda Pemilu, PAN Dibonus Satu Menteri Satu Wamen

Sabtu, 12 Maret 2022 07:25 WIB
Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya Sugiarto (Foto: Istimewa)
Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya Sugiarto (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Usul penundaan Pemilu 2024 seolah-olah menjadi berkah bagi PAN. Setelah mengusulkan ide yang banyak ditentang itu, partai di bawah komando Zulkifli Hasan ini, dikabarkan mendapat bonus masuk kabinet. PAN disebut bakal mendapat satu kursi menteri dan satu kursi wakil menteri (wamen).

Kabar ini dikuatkan Wakil Ketua Umum PAN, Bima Arya Sugiarto. “Informasinya begitu. (Tapi) tidak ada informasi posisi menterinya (di kementerian apa),” kata Bima, kemarin.

Baca juga : Imin Tahan Malu

Menurut Wali Kota Bogor itu, internal PAN telah setuju dan mempercayakan kepada Zulkifli Hasan untuk berkomunikasi dengan Presiden Jokowi mengenai posisi menteri yang akan diberikan. “Internal PAN sepakat semua. Ketum yang komunikasi dengan Presiden,” ujar Bima.

Mengenai namanya masuk bursa kandidat menteri, Bima mengaku menyerahkan semuanya ke Presiden Jokowi. Dia juga memastikan, PAN memiliki banyak stok kader yang kompeten untuk menjadi menteri. “Banyak lah,” tandasnya.

Baca juga : Gus Muhaimin Siap Tarung Kapan Saja

Isu PAN akan mendapat jatah menteri sebenarnya sudah mencuat sejak akhir Agustus 2021, saat partai matahari biru itu, menyatakan bergabung dengan koalisi pemerintah. Namun, desas-desus reshuffle kabinet demi mengakomodir PAN itu, belum terwujud. Isunya selalu timbul-tenggelam.

Isu ini menguat kembali setelah ada kabar Zulkifli Hasan menggelar pertemuan dengan Jokowi, 4 Februari lalu. Kebetulan, isu ini juga menguat setelah PAN mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda dan masa jabatan presiden diperpanjang.

Baca juga : Dukung Mendukung Capres Makin Rame

Kabar terbaru, Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet sebelum Ramadan, sekitar akhir Maret ini. Kebetulan, di akhir Maret ini, ada Rabu Pon, yang merupakan wetonnya Jokowi. Tepatnya, 23 Maret 2022. Isu ini pun semakin menguat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.