Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Terakhir, parameter elektabilitas sebagai faktor paling dijadikan acuan untuk melihat seperti apa potensial keterpilihan tokoh untuk menggantikan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode 2024-2029 mendatang, juga menempatkan Prabowo di posisi teratas dengan 27,4 persen.
Ganjar Pranowo mengekor dengan 18,9 persen. Di bawahnya, ada Anies Baswedan 15,9 persen, Sandiaga Uno 7,2 persen, Ridwan Kamil 6,2 persen, Ahok 4,1 persen, dan Dedi Mulyadi 3,0 persen.
Lalu, AHY dengan 2,8 persen, Erick Thohir 2,5 persen, Moeldoko 1,9 persen, Mahfud MD 1,2 persen, Gatot Nurmantyo 1,1 persen, La Nyalla Mattalitti 0,9 persen, Airlangga Hartarto 0,9 persen, Muhaimin Iskandar 0,9 persen, Puan Maharani 0,6 persen. Sementara undecided voters sebanyak 4,5 persen.
Baca juga : Gerindra Sumbar Solid Dukung Prabowo Presiden 2024
"Prabowo Subianto bukan hanya tertinggi dalam tingkat popularitas dan akseptabilitas, namun juga dalam hal tingkat elektabilitas," papar Nurulizza.
Dia berpendapat, para loyalis Prabowo Subianto di Pilpres 2019 masih ada dan berpotensi mendongkrak tingkat keterpilihannya jika nanti maju dalam bursa Pilpres 2024.
"Pemilih loyal (loyal voters) yang memilih Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 tampaknya sebagian besar masih setia untuk kembali memilih Ketua Umum Partai Gerindra itu pada Pilpres 2024 mendatang," tandasnya.
Baca juga : Guru Besar IPB: Bawang Merah Melimpah, Tak Perlu Impor
Elektabilitas Gerindra Ikut Naik
Berbanding lurus dengan Prabowo, elektabilitas Partai Gerindra meningkat 4 persen. Jika dirinci, elektabilitas PDIP 20,9 persen, Gerindra 16,5 persen, Golkar 11,4 persen, Demokrat 8,3 persen, PKS 7,7 persen, PKB 7,1 persen, NasDem 5,5 persen, PAN 2,6 persen, Perindo 2,2 persen, PPP 2,1 persen.
"PDI Perjuangan akan memenangkan pemilu dengan 20,9 persen. Namun elektabilitas PDI Perjuangan semakin ditempel oleh Partai Gerindra yang dipilih oleh 16,5 persen," kata Peneliti senior IPS Alfin Sugihatno.
Baca juga : Bye...Bye...Amandemen
"Elektabilitas Partai Gerindra mencapai 16,5 persen atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan perolehan suaranya pada Pemilu 2019. Sementara itu perolehan suara PDI Perjuangan cenderung stagnan di posisi 20-an persen," tambahnya.
Survei IPS dilakukan pada 8-18 Maret 2022 di 34 provinsi terhadap 1.220 responden yang berusia minimal 17 tahun. Margin of error survei ini sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya