Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PDIP kembali menyinggung soal kabinet pemerintahan Jokowi Jilid II. Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP tentu memiliki nilai tambah, salah satunya jatah kursi menteri.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, porsi kabinet sebaiknya melihat kerja partai dalam memenangkan pasangan calon.
“Terkait kabinet banyak yang menilai PDIP menjadi pilar utama bersama rakyat bersama partai koalisi di dalam memenangkan Pak Jokowi-Ma’ruf,” kata Hasto.
Hasto mengklaim, PDIP mampu mempertanggungjawabkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf di daerah lokasi basis kekuatan partai. Dengan demikian, kemenangan di PDIP senapas dengan kemenangan paslon 01.
Baca juga : Demokrat Puji-puji PDIP Oposisi Selama 10 Tahun
“Nah, urusan kabinet tentu saja akan melihat faktor-faktor itu. Melihat bagaimana PDIP dengan komposisi kursi terbesar di DPR,” kata Hasto lagi.
Kendati begitu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) ini mengaku menyerahkan sepenuhnya komposisi jatah menteri kepada kepala negara.
Pembentukan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Hasto mengungkapkan, PDIP memiliki banyak calon menteri baik itu berasal dari kepala daerah, DPP atau DPR.
Meski demikian, partai menyerahkan keputusan akhir terkait calon menteri kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kami serahkan kepada Ibu Ketua Umum,” katanya.
Baca juga : Marciano Siap Bertarung di Munas Mendatang
Mengenai struktur partai, Hasto meminta seluruh kader tidak mengedepankan ego pribadi. Hasto mengatakan, partai telah berhasil memenangi Pileg 2014 dan 2019.
Kader partai boleh berbangga karena bukan hanya berhasil menjadikan Jokowi sebagai presiden dua periode. Juga menempatkan kadernya menjadi Ketua DPRD di 18 provinsi.
Artinya, kata Hasto, lebih dari 50 persen ketua DPRD tingkat provinsi dipimpin oleh kader partainya. Namun, Hasto mengatakan, tantangan ke depan akan lebih berat karena PDIP harus bisa mempertahankan kemenangan, bahkan meningkatkannya.
Sebabnya, partai harus berbenah sehingga siap menghadapi segala tantangan yang ada. Hasto mengatakan, yang pertama kali dilakukan adalah pembenahan struktur. Kemenangan Pemilu 2024 akan ditentukan perubahan struktur saat ini.
Baca juga : Yang Muda Jadi Menteri
“Jangan kedepankan ego, tapi kedepankan kepentingan partai,” katanya.
Hasto juga mengatakan, partai mendorong agar para pengurus partai di daerah melakukan pembenahan organisasi serupa. Untuk melakukannya, partai harus punya kesadaran politik, organisasi, dan lingkungan. [MHS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.