Dewan Pers

Dark/Light Mode

Teriakan “Presiden” Bersahutan

Puan Kelilingi Wilayahnya Ganjar

Kamis, 28 April 2022 06:20 WIB
Ketua DPR Puan Maharani blusukan ke Pasar Jungke, Karang Anyar. (Foto: Instagram Puan Maharani)
Ketua DPR Puan Maharani blusukan ke Pasar Jungke, Karang Anyar. (Foto: Instagram Puan Maharani)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua DPR, Puan Maharani keliling di wilayahnya Ganjar Pranowo, Jawa Tengah selama dua hari ini. Puan ngecek harga minyak goreng sampai serahkan bantuan. Di saat melakukan kunjungan, Puan disambut teriakan “Presiden”.

Lawatan Puan di Jateng disambut meriah. Spanduk bergambar Puan terpampang di setiap sudut jalan Solo Raya. Dari ukuran kecil hingga besar. Dari foto yang mengenakan pakaian formil, adat Jawa, hingga seragam PDIP.  

Serupa dengan Puan, bendera PDIP juga marak menghiasai trotoar jalan Solo Raya. Khususnya Wonogiri, Sragen, dan Karanganyar, titik Puan mengunjungi markas PDIP di ketiga wilayah tersebut. 

Adapun agenda pertama Puan di markas Ganjar, yaitu membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Hotel Sunan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/7).

Berita Terkait : Gibran Minta Diajak Demo

Sesampainya di Hotel Sunan, Puan disambut tarian khas Solo dari 12 penari yang terdiri dari pria dan wanita. Di akhir tarian, mereka mengacungkan salam hangat tanda selamat datang kepada Puan. Sambil berjalan, Puan yang mengenakan pakaian serba hitam itu balik memberikan salam kepada mereka dan peserta yang telah menunggunya.

Di lokasi acara, Puan telah ditunggu ratusan penerima KIP kuliah dari berbagai universitas yang tersebar di Jateng. Juga, terlihat sejumlah dosen yang ikut menemani para mahasiswanya.

Selanjutnya, Puan melipir ke Wonogiri. Tepatnya Dusun Joho, Desa Giriwono. Ke daerah yang terkenal dengan Nasi Tiwul itu Puan harus menumpang pesawat. Karena jarak dari Solo ke Wonogiri memakan waktu 2-3 jam. Tujuan, putra Megawati ini ke Wonogiri untuk menyerahkan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Individu Prasejahtera. 

Dalam kesempatan ini, Puan berdialog dengan 150 orang kepala rumah tangga yang mendapatkan bantuan. Total, ada 280 rumah yang menerima bantuan. Setiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp 35 juta dengan target renovasi selama 1 bulan. 

Berita Terkait : Suara Presiden 3 Periode Bukan Suaranya Istana

Kata dia, rumah itu harus nyaman dan layak huni. Karena rumah itu tempat keluarga berkumpul. Tempat suami istri memulai hidup berkeluarga, tempat anak-anak pertama dididik dan tumbuh. “Jadi kalau secara fisik saja sudah tidak layak, tentu akan turut mempengaruhi kehidupan keluarga yang menempatinya," ujarnya.

Beres bersua dengan warga, Puan gantian, menyapa kader Banteng yang memang menunggunya di Kantor DPC PDIP Wonogiri. Saat turun dari mobil Alphard dengan pelat RI 6, teriakan Puan menggema. Ada embel-embel kata presiden. “Puan Presiden”. Teriakan yang terus terulang jika Puan mengunjungi wilayah yang menjadi ceruk suara Banteng.

Aktivitas Puan di kantor cabang Banteng tidak pernah berbeda. Mengobarkan semangat kader agar mampu membawa PDIP kembali memenangi Pemilu untuk ketiga kalinya. "Apakah kita siap membawa PDIP memenangkan Pemilu hingga hattrick, tiga kali berturut-turut?” tanya Puan kepada kader yang disambut dengan teriakan semangat.

Menurutnya, banyak yang harus dipersiapkan dan dipantau seluruh jajaran partai jelang Pemilu. Salah satuya adalah proses konsolidasi internal partai. 

Berita Terkait : Tito: Pak Jokowi Senyum

Puan juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor yang baru. Politisi jebolan Universitas Indonesia itu mengenang sejarah perjuangan partai yang didirikan kakeknya, Soekarno. Ia lalu mengingatkan pesan ibunya mengenai pentingnya menjadikan partai sebagai partai modern.

"Kalau saya ingat dulu sering menemani Ibu Mega ke mana-mana, datang ke kantor-kantor DPC kita itu dulu banyak yang kecil-kecil kantornya, ada di gang-gang kecil, kemudian becek-becek,” ingat Puan.
 Selanjutnya