Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tolak Presiden 3 Periode

Gibran Minta Diajak Demo

Rabu, 13 April 2022 07:30 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: ANTARAFOTO/Maulana Surya/wsj).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: ANTARAFOTO/Maulana Surya/wsj).

RM.id  Rakyat Merdeka - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menegaskan punya sikap yang sama dengan mahasiswa, menolak jabatan presiden 3 periode. Untuk membuktikan omongannya itu, putra sulung Presiden Jokowi itu, mengaku siap kalau diajak demo sama mahasiswa. Serius nih, Mas Gibran!!!

Pernyataan Gibran itu disampaikan saat dimintai komentar mengenai aksi unjuk rasa mahasiswa 114 yang digelar serempak di berbagai daerah. Suami Selvi Ananda ini, menegaskan, soal jabatan presiden, dirinya ikut dengan konstitusi yang mengatur selama 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk jabatan yang sama untuk 1 periode berikutnya.

Berita Terkait : Presiden Tiga Periode Bertentangan Dengan Konstitusi

Selain menolak jabatan presiden 3 periode, Gubran juga menolak Pemilu 2014 ditunda, dan perpanjangan masa jabatan presiden. Lagian, kata dia, Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa Pemilu akan tetap digelar sesuai jadwal yang disepakati, yakni 14 Februari 2024.

“Kan sudah jelas to, Pemilu tidak ditunda, tanggal sudah jelas,” kata Gibran, di Pasar Legi Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Berita Terkait : KPK Dalami Proses Pencalonan Abdul Gafur Jadi Ketua DPD Demokrat

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Jokowi berulang-ulang kali itu, sudah sesuai dengan harapan banyak orang, termasuk dirinya. “Sudah tegas, wes ora usah dipermasalahkanke (jangan dipermasalahkan) lagi. Tenang saja,” tegas Gibran.

Untuk membuktikan omongannya itu, Gibran mengaku siap, kalau nanti di Solo ada demo lagi, dirinya akan ikut, “Kalau ada demo menolak tiga periode, saya ikut. Beri tahu saja di mana,” kata Gibran, dalam bahasa Jawa.

Berita Terkait : The Fed Perketat Kebijakan Moneter, Rupiah Melemah

Saat diberitahu akan ada demonstrasi mahasiswa tanggal 14 April besok, Gibran tak banyak cakap. Kata dia, aksi mahasiswa itu akan digelar di depan Gedung DPRD, Solo. Karena itu, Ketua DPRD Solo yang akan menerimanya. Ia yakin, semua aspirasi mahasiswa itu akan didengarkan pemerintah.

Apa tanggapan mahasiswa? Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (SI), Kaharuddin menganggap, omongan Gibran itu tak perlu banyak ditanggapi. Menurut dia, apa yang disampaikan Gibran itu baru hanya sampai mulut. Tidak sampai ke tindakan atau sikap.
 Selanjutnya