Dewan Pers

Dark/Light Mode

Disukai Pemilih Digital Dan Medsos

KIB Menang Di Udara

Kamis, 7 Juli 2022 08:00 WIB
Peneliti senior LSI Denny JA, Ade Mulyana (kanan) didampingi moderator Ikrama Masloman menyampaikan hasil temuan dan survei nasional LSI Denny JA terkait “Tiga Poros Utama Pilpres 2024 di Era Digital” saat jumpa pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Rabu (6/7/2022). (Foto: AMA/RM)
Peneliti senior LSI Denny JA, Ade Mulyana (kanan) didampingi moderator Ikrama Masloman menyampaikan hasil temuan dan survei nasional LSI Denny JA terkait “Tiga Poros Utama Pilpres 2024 di Era Digital” saat jumpa pers di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Rabu (6/7/2022). (Foto: AMA/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang diinisiasi Airlangga Hartarto Cs menguasai pemilih komunitas digital. Pemilih ini berasal dari pemilih perkotaan hingga berpendidikan tinggi.

Hal ini terungkap dari hasil survei LSI Denny JA yang dilakukan sejak 24 Mei hingga 7 Juni 2022. Survei melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ade Mulyana menjelaskan, komunitas digital memiliki kantong suara cukup besar. Pasalnya, pemilih di area tersebut memiliki suara di atas 50 persen dari total populasi pemilih.

Berita Terkait : Poros KIB Unggul Di Pemilih Digital Dan Media Sosial

“Kantong komunitas digital ini penting karena pemilih di kantong ini di atas 50 persen. Pengguna Facebook saja sebesar 51,8 persen dan penggunaan WhatsApp sebesar 60,9 persen dari total pemilih,” kata Ade Mulyana di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, kemarin.

Ade merinci, pemilih yang memakai Facebook dan memberikan dukungan kepada Partai Golkar, PPP, dan PAN yang berada di poros KIB sebesar 23,2 persen. Poros Gerindra dan PKB sebesar 17,6 persen. Sedangkan poros PDI Perjuangan hanya sebesar 12,6 persen.

Sementara itu, dukungan terhadap partai lainnya sebesar 19,8 persen dan tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 26,8 persen. “Di kantong pemilih komunitas digital, poros KIB lebih unggul dibanding Poros PDIP maupun Poros Gerindra dan PKB,” tuturnya.

Berita Terkait : Kisah 41 Penerjun Kibarkan Bendera Di HUT Bhayangkara

Untuk pemilih di komunitas WhatsApp, dukungan terhadap poros KIB sebesar 20,7 persen, poros PDI Perjuangan sebesar 13,8 persen dan poros Gerindra dan PKB sebesar 19,9 persen. Dukungan terhadap partai lainnya 18,7 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 26,9 persen.

“Mengapa poros KIB lebih unggul dalam politik digital? Karena pemilih KIB, lebih banyak tinggal di perkotaan, dari segmen pendidikan dan pendapatan tinggi, dan umumnya aktif di media sosial,” ungkap dia.

Lain halnya Poros PDIP dengan tokoh utama Puan Maharani unggul di segmen wong cilik. Sedangkan Poros Gerindra dan PKB unggul tipis saja di segmen pemilih muslim.
 Selanjutnya