Dark/Light Mode

Ditulis Usamah Islamnya Kurang, Pemarah & Gebrak Meja Depan Ulama

Prabowo Tidak Bereaksi

Kamis, 20 Desember 2018 10:09 WIB
Calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, saat Konfernas Partai Gerindra di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12). (Foto: Twitter @sandiuno)
Calon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, saat Konfernas Partai Gerindra di Sentul Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12). (Foto: Twitter @sandiuno)

 Sebelumnya 
“Di luar dugaan, pada mukadimah, Prabowo bicara kencang. Dengan nada suara tinggi, ia memprotes pihak-pihak yang meragukan kualitas keislamannya, ibadahnya, kemampuannya mengaji dan menjadi imam shalat. Yang sangat mengejutkan, ia berbicara sambil meninju keras meja rapat di depannya, sampai lima kali tinju, sehingga para ulama dan tokoh-tokoh yang hadir terperangah.

Suasana menjadi tegang,” tulis Usamah. “Sampai presentasi Prabowo selesai, forum rembuk Dewan Penasihat 212 itu pun tak pernah lagi membahas rekomendasi pencalonan Prabowo Subianto. Pertemuan malam itu seakan-akan menjadi legitimasi bahwa PA 212 secara resmi merekomendasikan Prabowo Subianto.

Baca juga : Hari Ini Dilantik, Besoknya Kepala Daerah Dan Wakilnya Tidak Bicara

Tak ada lagi musyawarah, apalagi voting. Saya juga tak bisa berbuat apa pun lagi. Kecuali terpekur, bagaimana bila suasana rapat kabinet seperti itu? Wallahu a’lam,” kenang Usamah. Belakangan, lanjut Usamah, Ijtima’ Ulama 1 secara mulus mengajukan nama tunggal Prabowo sebagai capres.

Sejumlah ustad dan tokoh pergerakan Islam yang dianggap akan memperjuangkan Rizieq dan menolak pencalonan Prabowo, tak memperoleh undangan sebagai peserta ijtima’ ulama. Mereka dianggap barisan yang hendak menggagalkan pencalonan Prabowo. “Termasuk saya. Itulah permainan politik tingkat tinggi panitia dengan menggunakan baju ijtima’ ulama,” sambung Usamah masih dalam tulisannya.

Baca juga : SBY & Wiranto Berbalas Pantun

Dikonfirmasi kemarin, Usamah membenarkan tulisan yang dimuat di situs www.muslimobsession.com benar dia yang membuat. Dijelaskan, tulisan itu menjelaskan kenapa dirinya mundur dari PA 212. Namun hingga tadi malam, Prabowo belum memberi tanggapan soal ini. Kenapa? Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menegaskan Prabowo tak marah dan tak akan bereaksi. Justru, Andre menuding kalau Usamah dalam kondisi panik sehinga mencoba memojokkan Prabowo dengan segala cara.

“Pak Prabowo kenapa harus marah, santai aja. Jadi dia mau ngomong apa, cuekin aja,” ujar Andre kepada Rakyat Merdeka. Dijelaskan, kubu Prabowo sudah tahu rekam jejak politik Usamah. Mendukung Jokowi di tahun 2014, pun demikian di tahun 2019. Masalahnya, Jokowi saat ini dalam kondisi elektabilitas yang melorot, sementara Prabowo-Sandi justru trennya naik.

Baca juga : Salam 2 Jari Anies Dipermasalahkan

Logika itulah, yang digunakan Andre untuk membaca cerita Usamah tentang Prabowo. “Kita tahu Usamah itu pendukungnya Pak Jokowi. Jadi ngapain kita tanggapi yang begitu. Faktanya jelas ulama mendukung Pak Prabowo,” pungkasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.